Putri Bungsu Raja Arab Saudi Akan Diadili di Prancis, Ini Kejahatannya

Putri Bungsu Raja Arab Saudi Akan Diadili di Prancis, Ini Kejahatannya
Putri Hassa binti Salman. (bisnis.com)
Kamis, 13 Juni 2019 17:07 WIB
PARIS - Putri Raja Arab Saudi Salman, Hassa binti Salman akan diadili di pengadilan di Prancis. Putri Hassa dituduh memerintahkan pengawalnya menganiaya seorang pekerja di apartemennya.

Dikutip dari bisnis.com, menurut pihak pengadilan, saudara kandung dari Pangeran Mohammad itu akan menjalani persidangan yang dijadwalkan digelar pada 9 Juli mendatang. Namun, Putri Hassa diprediksi tidak akan hadir di persidangan, seperti dikutip France24.com, Kamis (13/6/2019). 

Kasus yang menimpa Putri Hassa bermula dari dugaan penyerangan yang terjadi dalam apartemennya di Avenue Foch, Paris, pada September 2016 lalu. 

Korban dilaporkan tengah ditugaskan untuk memperbaiki beberapa kerusakan di dalam apartemen milik Putri Hassa sebelum kejadian. 

Namun, Putri Hassa marah saat mengetahui korban mencoba mengambil foto. Dia menuduh korban akan menjual foto tersebut ke media, sehingga meminta pengawalnya untuk memukuli pria tersebut. 

Majalah Le Point melaporkan bahwa Putri Hassa sempat melontarkan kalimat-kalimat kasar. 

''Bunuh dia. Dia tidak pantas hidup,'' teriak sang putri. 

Korban dipukuli di bagian wajah dengan posisi kedua tangan yang terikat dan dipaksa mencium kaki Putri Hassa selama berjam-jam. Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka parah dan tak diizinkan bekerja selama sepekan kemudian. 

Anehnya dakwaan ke pengadilan diajukan lebih dulu untuk sang pengawal. Pasalnya, pada Oktober 2016 sang pria terlibat kasus kekerasan, pencurian dan ancaman.

Siapa Putri Hassa binti Salman?

Sosok Putri Hassa binti Salma masih menjadi misteri bagi kebanyakan orang. Dari sekian banyaknya keturunan Raja Salman sang penguasa Arab Saudi, mungkin hanya sosok Putri Hassa yang membersitkan tanda tanya besar.

Ia diketahui merupakan anak bungsu hasil pernikahan Raja Salman dengan istri pertamanya. Ia juga putri kandung satu-satunya Raja Salman sekaligus saudara kandung Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman.

Tak mudah memang menemukan sosok Putri Hassa di dunia maya, berdasarkan pantauan Bisnis. Foto-fotonya sulit ditemukan di dalam Google Images, berbeda dengan putri lainnya dari Kerajaan Saudi seperti Putri Ameerah. Pastinya sudah banyak yang menyaksikan cantiknya foto-foto mantan istri Pangeran Alwaleed Bin Talal itu. Ada pula Putri Deena yang terkenal dengan selera fesyen ciamiknya.

Tapi untuk Putri Hassa, jangankan foto, kehidupan pribadi ataupun cerita sehari-hari tentangnya pun sulit didapatkan selain kabar tentang kasus yang membelitnya.

Kasus yang menimpa Putri Hassa itu bermula dari dugaan penyerangan oleh pengawalnya terhadap seorang pekerja. Peristiwa ini terjadi dalam apartemennya di kawasan prestisius Avenue Foch, Paris, pada September 2016.

Seperti dilansir The Sun, wanita kelahiran tahun 1974 ini memang kerap mengunjungi Paris dan menikmati gaya hidup yang mewah.

Pekerja itu dikabarkan tengah ditugaskan untuk memperbaiki beberapa kerusakan di dalam apartemen milik Putri Hassa sebelum kejadian.

Namun sang Putri tiba-tiba marah saat mengetahui pekerja berusia pertengahan 50 tahun itu mencoba mengambil foto ruangan tempatnya bertugas.

Putri Hassa kemudian memerintahkan seorang pengawal untuk memukuli si pekerja yang dituduh akan menjual foto tersebut kepada media. Insiden itu disaksikan sendiri oleh sang Putri, menurut pengawalnya.

Oleh pihak kepolisian setempat, adalah hal yang sangat lumrah bagi pelukis ataupun dekorator untuk mengambil foto melalui ponsel mereka selama bekerja.

Ketika kasus itu mulai mengemuka pada 2016, tidak ada tanda-tanda kehadiran Putri Hassa di dalam ruang pengadilan. Sang Putri bersikeras tidak melakukan kesalahan apapun.

Persidangan yang dijadwalkan akan digelar pada 9 Juli nanti pun diperkirakan tidak akan dihadirinya.***

Editor:hasan b
Sumber:bisnis.com
Kategori:SerbaSerbi

wwwwww