Dua Masjid di Jerman Diserang, Alquran Dirobek-robek dan Dibuang ke Toilet

Dua Masjid di Jerman Diserang, Alquran Dirobek-robek dan Dibuang ke Toilet
Masjid di Jerman. (republika.co.id)
Selasa, 11 Juni 2019 13:44 WIB
BREMEN - Orang tak dikenal melakukan serangan terhadap dua masjid di Bremen, Jerman, akhir pekan lalu.

Dikutip dari republika.co.id, kedua masjid yang mendapat serangan tersebut adalah masjid pusat di kota Kassel yang berada di bawah naungan Uni Islam Turki untuk Urusan Agama, dan satu masjid lainnya yakni masjid Rahman di Bremen. Bahkan penyerangan yang dilakukan di masjid Rahman membuat banyak Alqur'an mengalami kerusakan.

''Banyak halaman Alquran yang robek, tersebar di lantai dan beberapa bahkan dibuang di toilet di Masjid Rahman,'' seperti dilansir Yeni Safak pada Selasa (11/6).

Sedangkan jendela-jendela masjid Kassel mengalami kerusakan karena lemparan batu. Menurut keterangan kepala Yayasan Masjid Kassel, Seyfettin Eryoruk mengatakan bahwa serangan itu dilakukan pagi hari sebelum shalat subuh dimulai.

Sementara itu, dilansir dari Daily Sabah, Konsulat Jendral Turki di Frankfurt, Burak Kararti mengutuk serangan itu. Ia pun mendesak aparat keamanan mengusut dan segera menangkap pelaku penyerangan.

Umat muslim yang tinggal di kota tersebut pun merasa sedih atas serangan itu dan mendesak  pemerintah setempat mengambil tindakan. Serangan yang terjadi di dua masjid di Jerman itu terjadi hanya berselang dua minggu pasca seoranh pria meneriakan ejekan anti muslim dan menikam remaja berusia 16 tahun dengan pisau di lehernya yang terjadi di Bremen.

Deputi Bremen, Oguzhan Yazici mengatakan juga  mengutuk keras serangan buruk yang menargetkan Masjid Rahman, yang beroperasi di bawah Dewan Islam Bremen.

''Setelah berita tentang penikaman seorang remaja Muslim minggu lalu, kami sekarang menerima berita bahwa Al-Quran telah dihancurkan. Muslim dari Bremen sangat gugup dan cemas. Seperti sinagog, masjid-masjid harus dilindungi dengan baik oleh negara,'' kata Yazici seperti dilansir Daily Sabah.***

Editor:hasn b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Kapolri Ungkap 400 Kombes Berebut Jadi Brigjen, Banyak yang Cari Dukungan dan Keluarkan Uang
GoSumbar.com Sempat Terbang dan Kembali ke Embarkasi, Pesawat Garuda Pengangkut Jamaah Haji Delay 11 Jam
GoSumbar.com Pemerintah Alokasikan Rp10 Triliun untuk Tunjangan Pengangguran
GoSumbar.com Korban Salah Tangkap, Disiksa, Dipaksa Mengaku Membunuh dan Dipenjara 3 Tahun, 4 Pengamen Tuntut Ganti Rugi
GoSumbar.com Setelah Kisah Pilunya Tinggal di Toilet Sekolah Diberitakan Media, Bantuan Mengalir kepada Guru Honor Nining
GoSumbar.com Arab Saudi dan Negara Teluk Dukung Kebijakan China Penjarakan 1,5 Juta Muslim Uighur dan Dilarang Shalat
GoSumbar.com Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan akan Dimulai, Ini Persiapannya
GoSumbar.com Bali Pernah Diterjang Tsunami yang Merenggut Ribuan Jiwa
GoSumbar.com Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Sebelum Gempa M 6,0 Guncang Bali, Begini Penjelasan BMKG
GoSumbar.com Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019
GoSumbar.com Usai Bertemu Prabowo, Amien Rais: Sampai Sekarang Pun Alhamdulillah Masih Istiqomah
GoSumbar.com Konsumsi Rokok Penduduk Miskin Indonesia Terbesar Kedua, Kalahkan Telur dan Daging Ayam
GoSumbar.com Hasil Kajian KPK, 40 Persen Sektor Industri Kelapa Sawit Tak Patuh Bayar Pajak
GoSumbar.com Kata Pengamat, Penumpang Berhak Ambil Gambar dalam Pesawat karena Sudah Bayar Tiket dan Demi Keselamatan
GoSumbar.com Garuda Larang Ambil Gambar dalam Pesawat, Ini Alasannya
GoSumbar.com Dikirim Sehari Sebelum Bertemu Jokowi, Ini Isi Surat Prabowo kepada Amien Rais
GoSumbar.com Dua Tahun Berlalu, Polri Tak Juga Mampu Ungkap Penganiaya Novel, ICW Cs Melapor ke Polisi Tidur
GoSumbar.com Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Bali, Siswa dan Guru di Jembrana Berhamburan
wwwwww