Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tenaga Medis Disebut Lari Takut Corona, Mogok lalu Dipecat
GoNews Group
17 jam yang lalu
Tenaga Medis Disebut Lari Takut Corona, Mogok lalu Dipecat
2
Pembobol 11 Mesin ATM Dihadiahi Timah Panas
GoNews Group
16 jam yang lalu
Pembobol 11 Mesin ATM Dihadiahi Timah Panas
3
Tenaga Medis Covid-19 di Papua Tewas Dibedil
GoNews Group
17 jam yang lalu
Tenaga Medis Covid-19 di Papua Tewas Dibedil
4
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
6 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
5
Bak 'Kuburan', Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Bak Kuburan, Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Balita Rabun Jauh Parah Gara-gara Menatap Layar Smartphone

Balita Rabun Jauh Parah Gara-gara Menatap Layar Smartphone
Ilustrasi. (liputan6.com)
Senin, 10 Juni 2019 19:55 WIB
JAKARTA - Kerusakan mata parah yang dialami Xiao Man, balita asal Jiangsu, China ini, perlu menjadi pelajaran bagi para orangtua yang sering membiarkan bayinya menatap layar Smartphone.

Dikutip dari liputan6.com yang melansir dari World of Buzz, Senin (10/6/2019) bocah asal Tiongkok ini mengalami miopi (short-sightdness) di usianya yang baru dua tahun. Hal ini lantaran orang tuanya sudah mengizinkan Xiao bermain smartphone dengan waktu yang lama.

Xiao bermain smartphone selama berjam-jam hingga bocah ini terkadang terlihat sering menyipitkan matanya dan mengerutkan keningnya. Namun orang tuanya tak berpikir serius dari kebiasaan Xiao tersebut dan tak melakukan apa-apa.

Hingga akhirnya keluarga membawa Xiao untuk ke dokter. Pihak medis memvonis Xiao mengalami miopi 900 derajat dan tak bisa dipulihkan. Dokter mengatakan bahwa Xiao masih sangat terlalu muda untuk menggunakan perangkat teknologi.  

Saran Dokter

Dokter menyarankan agar anak-anak di bawah usia tiga tahun tidak boleh menggunakan gadget elektronik sama sekali. Sementara mereka yang berusia antara tiga dan enam tahun hanya boleh menggunakan perangkat ini selama maksimal 30 menit setiap hari.

Dia menambahkan bahwa orang tua harus waspada terhadap gejala atau perilaku dari anak-anak mereka yang bisa menjadi tanda masalah dengan penglihatan mereka. Perilaku ini termasuk sering menggosokkan mata, sering berkedip, menyipit, mengerutkan kening serta tindakan serupa lainnya.***

Editor : hasan b
Sumber : liputan6.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www