Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai 'Angkat Bendera Putih', Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
Politik
19 jam yang lalu
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai Angkat Bendera Putih, Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
2
Tim Fakhrizal-Genius Lapor ke KPU Soal Verifikasi Faktual
Politik
12 jam yang lalu
Tim Fakhrizal-Genius Lapor ke KPU Soal Verifikasi Faktual
3
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
GoNews Group
16 jam yang lalu
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
4
Semen Padang Buat Aplikasi Hemat Biaya Transportasi Hingga Miliaran
Padang
12 jam yang lalu
Semen Padang Buat Aplikasi Hemat Biaya Transportasi Hingga Miliaran
5
Disdik Padang Jelaskan Persoalan Sistem Zonasi Pertimbangkan Umur
Padang
12 jam yang lalu
Disdik Padang Jelaskan Persoalan Sistem Zonasi Pertimbangkan Umur
6
Belum Capai Target, Tes Usap Massal di Payakumbuh Berlanjut
Payakumbuh
12 jam yang lalu
Belum Capai Target, Tes Usap Massal di Payakumbuh Berlanjut
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Alasan Anies Baswedan Bebaskan PBB, Banyak Pejuang Kemerdekaan Terusir karena Tak Sanggup Bayar Pajak

Alasan Anies Baswedan Bebaskan PBB, Banyak Pejuang Kemerdekaan Terusir karena Tak Sanggup Bayar Pajak
Anies Baswedan. (wowkeren.com)
Sabtu, 01 Juni 2019 10:37 WIB
JAKARTA - Pancasila hanya muncul dalam teks bila tidak serius mengoreksi banyak hal tentang prinsip keadilan dalam kebijakan-kebijakan.

Hal itu ditegaskan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dalam sambutannya saat memimpin upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/6) pagi.

''Kalau kita tidak secara serius mengoreksi banyak hal tentang prinsip keadilan dalam kebijakan-kebijakan dalam keseharian kita, yang dikatakan sebagai Pancasila hanya muncul dalam teks,'' ujar Anies, seperti dikutip dari republika.co.id.

Anies mengingatkan, pemerintah beserta masyarakat memiliki tanggung jawab, tak hanya melaksanakan hal-hal yang tertulis dalam Pancasila, tetapi juga langkah nyata untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila.

Anies memaparkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melaksanakan prinsip keadilan dengan membebaskan pajak bumi dan bangunan (PBB). Alasannya, menurut dia, banyak para pejuang kemerdekaan dan keturunannya terusir dari rumahnya karena tak mampu membayar pajak.

''Orangtuanya memperjuangkan kemerdekaan tanah ini dan anak cucunya tak bisa tinggal di tanah yang mereka tempati dari dulu. Sebuah ironi Ibu Kota,'' kata Anies.

Kebijakan lainnya, menurut Anies, Pemprov DKI menghentikan operasi yustisi (justicia) atau kependudukan. Operasi yustisi biasanya digencarkan setelah Lebaran, ketika orang dari luar kota banyak datang untuk mencari kehidupan yang lebih baik di Ibu Kota.

Menurut Anies, tak ada larangan masyarakat untuk mencari pekerjaan di luar tempat tinggalnya atau asalnya. Ia mengatakan, DKI Jakarta yang terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia.

''Ini prinsip dasar keadilan, kesempatan yang sama bagi warga negara di mana saja untuk mendapatkan pekerjaan di mana saja, termasuk di Ibu Kota,'' ujar Anies. ***

Editor : hasan b
Sumber : republika.co.id
Kategori : Ragam

Loading...
www www