Prabowo Klaim Peroleh Suara 62 Persen, Profesor Ini Tegaskan Data yang Dipasoknya Valid

Prabowo Klaim Peroleh Suara 62 Persen, Profesor Ini Tegaskan Data yang Dipasoknya Valid
Prof Laode (kanan). (tribunnews.com)
Jum'at, 10 Mei 2019 14:55 WIB
JAKARTA - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengklaim memperoleh suara 62 persen. Data yang diklaim Prabowo tersebut dikabarkan dipasok tim penghitungan perolehan suara Prabowo-Sandiaga Uno, yang dikoordinir Prof Laode.

Dikutip dari tribunnews.com, Vasco Ruseimy, anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, melalui vlog-nya mewawancarai Prof Laode. Dalam video yang diunggah di channel Yotube-nya, Macan Idealis, Rabu (8/5/2019) itu, Vasco Ruseimy memperkenalkan sosok bernama Prof Laode sebagai satu di antara tim pemenangan tim Prabowo-Sandiaga beserta koalisi kubu 02 lainnya.

Prof Laode juga disebutnya sebagai koordinator penghitungan perolehan suara Prabowo-Sandiaga.

''Biar teman-teman tahu, beliau adalah koordinatornya, otaknya yang mengumpulkan dan mengolek semua data C1, baik itu dari relawan dan yang lain-lain. Semua dikumpulkan ke tim pemenangan Pak Prabowo-Sandi-lah intinya dan partai koalisi,'' jelas Vasco.

Di menit-menit pertama, Vasco Ruseimy menyinggung soal 'setan gundul' serta perolehan angka 62 persen untuk Prabowo-Sandiaga.

Diketahui, istilah 'setan gundul' hangat diperbincangkan setelah politisi Partai Demokrat Andi Arief menyebut ada 'setan gundul' memberikan informasi perolehan suara yang salah kepada Prabowo.

Vasco meminta tanggapan Prof Laode terkait tuduhan tersebut. Dengan tegas Prof Laode menyatakan bahwa apa yang disampaikan Prabowo adalah data-data valid.

''Setiap apa yang diucapkan oleh Pak Prabowo dan Sandi itu semuanya disuplai dengan data-data yang valid,'' tegas Prof Laode.

Ia kemudian menjelaskan asal data klaim kemenangan Prabowo sebelumnya. Laode mengungkapkan bahwa pihaknya mengumpulkan data C1 menggunakan sebuah sistem. Sistem tersebut menggunakan pesan singkat atau SMS.

''Misalnya, ini yang dipersoalkan data 62 persen dari mana sih sekian jam. Itu buat kami sudah di jauh hari, kita sudah buat sistem pakai SMS sajan,'' jelasnya.

''Jadi setiap orang yang telah menusuk (mencoblos) itu ya, kemudian keluar C1-nya, langsung saja di kirim. Nah sistem itu dengan cepat sekali,'' tegasnya.

Vasco kembali bertanya, kapan data itu didapat. ''Oh pas hari H itu ya Prof?'' tanya Vasco.

''Pas hari H, sekian jam, kan (sama) sebetulnya model quick count atau exit poll saja itu sebenarnya,'' jawab Prof Laode.

Sekali lagi, Laode menegaskan bahwa klaim perolehan suara kemenangan Prabowo-Sandi mulanya diperoleh melalui SMS.

''Yang jumlah 62 persen itu kan sms basisnya,'' beber Laode.

Lantas Laode menjelaskan langkah selanjutnya dalam mengumpulkan perolehan suara Capres. ''Baru belakangan segera kita susuli dengan pekerjaan kita minta dari saksi-saksi, kemudian dari relawan satgas. Relawan itu kan banyak, kemudian dari emak-emak juga, kemudian dari partai-partai,'' papar Laode.

Hingga kini pihaknya masih mengumpulkan data C1 tersebut. ''Jangan lupa, empat hari setelah 17 April 2019 itu, orang enggak sadar lagi pentingnya C1,'' tutur Laode.

''Kami kumpulin sampai hari ini dan kita sortir juga tentunya. Nah dari situlah datanya lengkap,'' ungkapnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Angka Kemenangan Prabowo Turun Jadi 54 Persen, Begini Penjelasan BPN
GoSumbar.com Bos Perusahaan Farmasi Buat Obat Oplosan, Dipasok ke 197 Apotek
GoSumbar.com Paksakan Cium Hajar Aswad, 2 Jamaah Haji Indonesia Terinjak-injak dan Terluka
GoSumbar.com Pesawat Cessna Jatuh ke Sungai di Indramayu, Seorang Korban Belum Ditemukan
GoSumbar.com Polri Bongkar Eksploitasi Seksual 50 Anak, Pelaku Menyamar Sebagai Guru, Korban Berusia 11-17 Tahun
GoSumbar.com Hendak Menyeberang ke Malaysia, 35 Imigran Gelap Diamankan dan Dititipkan di Rudenim Pekanbaru
GoSumbar.com Diduga Rugikan Negara Rp45 Miliar, Kejati dan Polda Riau Diminta Awasi Korupsi Berjamaah DPRD Inhu
GoSumbar.com Presenter TVRI Tewas Ditusuk Temannya, Pelaku Mengaku Dendam karena Dilecehkan Korban
GoSumbar.com Sebelas Perwira Polri Naik Pangkat Jadi Brigjen dan Irjen, Berikut Daftarnya
GoSumbar.com Wanita Hamil Tertimbun Bangunan Rubuh di Sungai Buloh, Suami Tewas Kesetrum Saat Menolong
GoSumbar.com Menikah Lagi, Bahtiar Disiram Istri Pertama dengan Air Panas Hingga Tewas
GoSumbar.com Gempa M 8,8 dan Tsunami 20 Meter Berpotensi Terjadi di Pantai Selatan Jawa, Ini Saran BMKG
GoSumbar.com Kisah Naya Asal Probolinggo, Menikah Siri Saat Umur 6 Tahun, Jadi Nenek pada Usia 31 Tahun
GoSumbar.com KPAI Sesalkan Grasi Jokowi kepada Warga Kanada Terpidana Kekerasan Seksual terhadap Anak
GoSumbar.com Pakar dari BPPT Prediksi Gempa 8,8 SR dan Tsunami 20 Meter di Pantai Selatan Jawa, Begini Tanggapan Sekda DIY
GoSumbar.com Ditembak Separatis Papua Saat Kawal Pembangunan Jembatan, Prajurit TNI Tewas Sebelum Sempat Dievakuasi
GoSumbar.com Mobil Calya Tabrak Truk Tangki Terbakar, 3 Orang Tewas Terpanggang
GoSumbar.com Pesawat Batal Terbang dan 130 Penumpang Dievakuasi Gara-gara Ada Pria Ingin Kencani Pramugari
wwwwww