Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
22 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
2
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
Solok
20 jam yang lalu
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
3
Mulai 1 Juni, Semua Objek Wisata di Pesisir Selatan Kembali Dibuka
Pesisir Selatan
20 jam yang lalu
Mulai 1 Juni, Semua Objek Wisata di Pesisir Selatan Kembali Dibuka
4
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Internasional
6 jam yang lalu
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
5
Jalan Penghubung Bukittinggi - Pasaman Barat Tertimbun Longsor Sepanjang 25 Meter
Agam
12 jam yang lalu
Jalan Penghubung Bukittinggi - Pasaman Barat Tertimbun Longsor Sepanjang 25 Meter
6
Pukul Pantat Warga Tak Pakai Masker dengan Rotan di Pasar, 8 Polisi Diamankan
Peristiwa
18 jam yang lalu
Pukul Pantat Warga Tak Pakai Masker dengan Rotan di Pasar, 8 Polisi Diamankan
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

KRI Tjiptadi Ditabrak Saat Tangkap Kapal Pencuri Ikan Vietnam di Kepulauan Riau

KRI Tjiptadi Ditabrak Saat Tangkap Kapal Pencuri Ikan Vietnam di Kepulauan Riau
KRI Tjiptadi 381. (republika.co.id)
Senin, 29 April 2019 06:59 WIB
NATUNA - KRI Tjiptadi-381 milik TNI AL ditabrak saat menangkap kapal pencuri ikan asal Vietnam di perairan Natuna Utara, Kepulauan Riau. Peristiwa itu terjadi Sabtu (27/4) sekitar pukul 14.45 WIB.

''Kejadian tersebut bermula saat KRI Tjiptadi-381 hendak melakukan penegakan hukum di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, tepatnya di Laut Natuna Utara kepada kapal ikan asing (KIA) Vietnam BD-979 yang sedang melakukan illegal fishing,'' jelas Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono dalam keterangannya, Ahad (28/4), seperti dikutip dari kumparan.com.

KIA milik Vietnam itu juga dikawal oleh kapal pengawas perikanan Vietnam KN 264 dan KN 231. Saat TNI AL hendak memeriksa awak kapal KIA, kapal pengawas perikanan Vietnam berusaha menghalangi dan memprovokasi dengan cara menabrakkan kapalnya ke lambung kiri KIA. Dorongan itu membuat kapal asing yang akan ditangkap menabrak KRI Tjiptadi-381.

''Berdasarkan lokasi penangkapan, kejadian itu ada di ZEE Indonesia, jadi tindakan penangkapan yang dilaksanakan oleh KRI Tjiptadi-381 adalah sudah benar dan sesuai prosedur. Namun, pihak Vietnam juga mengklaim bahwa wilayah itu merupakan perairan Vietnam,'' imbuhnya.

Menurut Yudo, pihaknya sudah menahan diri untuk meminimalisir adanya ketegangan atau insiden yang lebih buruk antara kedua negara. Insiden penabrakan kapal KRI oleh pihak Vietnam ini akan diselesaikan melalui jalur Goverment to Goverment (G to G).

''Akibat provokasi tersebut, terjadi kebocoran di kapal KIA BD 979 hingga membuat kapal tersebut tenggelam. Dalam kapal itu, ada 12 awak kapal yang berhasil diamankan ke atas KRI TPD-381,'' pungkasnya.

Sebanyak 12 awak yang sudah ditangkap itu akan diserahkan ke Lanal Ranai untuk melakukan proses hukum selanjutnya. Sementara dua ABK lainnya yang sempat melompat ke laut dan sudah ditolong oleh petugas di kapal pengawas perikanan Vietnam.***

Editor : hasan b
Sumber : kumparan.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www