Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
23 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
2
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
Solok
21 jam yang lalu
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
3
Mulai 1 Juni, Semua Objek Wisata di Pesisir Selatan Kembali Dibuka
Pesisir Selatan
21 jam yang lalu
Mulai 1 Juni, Semua Objek Wisata di Pesisir Selatan Kembali Dibuka
4
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Internasional
7 jam yang lalu
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
5
Jalan Penghubung Bukittinggi - Pasaman Barat Tertimbun Longsor Sepanjang 25 Meter
Agam
13 jam yang lalu
Jalan Penghubung Bukittinggi - Pasaman Barat Tertimbun Longsor Sepanjang 25 Meter
6
Pukul Pantat Warga Tak Pakai Masker dengan Rotan di Pasar, 8 Polisi Diamankan
Peristiwa
19 jam yang lalu
Pukul Pantat Warga Tak Pakai Masker dengan Rotan di Pasar, 8 Polisi Diamankan
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Jatuh Sakit Saat Bertugas, Anggota PPS yang Tengah Hamil 8 Bulan Meninggal, Bayinya Selamat

Jatuh Sakit Saat Bertugas, Anggota PPS yang Tengah Hamil 8 Bulan Meninggal, Bayinya Selamat
Sabtu, 27 April 2019 17:39 WIB
ACEH SELATAN - Muridah (26), anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Peulokan, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Aceh Selatan, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teuku Pekan, Aceh Barat Daya, Sabtu (27/4) pagi.

Dikutip dari kumparan.com, Muridah meninggal dalam kondisi tengah hamil 8 bulan.

Ketua Divisi Data dan Informasi KIP Aceh, Agusni, mengatakan Muridah melaksanakan tugas sejak siang hingga malam.

''Telah meninggal salah satu anggota PPS Desa Peulokan, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan atas nama Muridah. Akibat faktor kelelahan dan beliau dalam kondisi hamil. Semoga almarhumah mendapat tempat di sisi Allah,'' kata Agusni, saat dikonfirmasi.

Agusni mengatakan, Muridah tiba-tiba jatuh sakit saat sedang melaksanakan tugas. Dia langsung dilarikan ke Puskesmas Labuhan Haji Barat.

Setelah dua hari menjalani perawatan di Puskesmas, Muridah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teuku Pekan di Aceh Barat Daya.

Agusni mengatakan dokter yang menangani Muridah terpaksa harus mengambil keputusan melakukan operasi untuk menyelamatkan janin karena kondisi Muridah sudah tak berdaya.

''Bayi dalam kandungan berhasil diselamatkan. Sementara korban menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Aceh Barat Daya,'' ujarnya.

Agusni mengatakan, sebagai penyelenggara Pemilu, KIP Aceh berduka dan sedih atas musibah yang menimpa sejumlah petugas hingga meninggal dunia dalam melaksanakan tugasnya.

''Banyak syuhada pahlawan demokrasi dijemput ajalnya yang terus berguguran, kiranya mendapat tempat indah di sisinya. Hendaknya semua kita menjadi ikhtiar dan menyadari akan musibah ini lantaran terlalu lelah atas ikhtiar kami untuk menghasilkan pemilu 2019 menjadi lebih baik, transparan, kredibel, luber dan jurdil,'' ucapnya.

''Dengan bertambahnya anggota PPS yang meninggal dunia, berarti KIP Aceh sudah mencatat lima orang jajarannya menghadap ilahi disertai 100 lebih terpaksa dirawat intensif di rumah sakit,'' ujar dia. ***

Editor : hasan b
Sumber : kumparan.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www