Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
22 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
2
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
Solok
20 jam yang lalu
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
3
Mulai 1 Juni, Semua Objek Wisata di Pesisir Selatan Kembali Dibuka
Pesisir Selatan
20 jam yang lalu
Mulai 1 Juni, Semua Objek Wisata di Pesisir Selatan Kembali Dibuka
4
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Internasional
6 jam yang lalu
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
5
Jalan Penghubung Bukittinggi - Pasaman Barat Tertimbun Longsor Sepanjang 25 Meter
Agam
12 jam yang lalu
Jalan Penghubung Bukittinggi - Pasaman Barat Tertimbun Longsor Sepanjang 25 Meter
6
Pukul Pantat Warga Tak Pakai Masker dengan Rotan di Pasar, 8 Polisi Diamankan
Peristiwa
18 jam yang lalu
Pukul Pantat Warga Tak Pakai Masker dengan Rotan di Pasar, 8 Polisi Diamankan
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Bupati Solok Selatan Sudah Jadi Tersangka

Bupati Solok Selatan Sudah Jadi Tersangka
Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria. (radiotemasejati)
Sabtu, 27 April 2019 11:20 WIB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapka Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria, sebagai tersangka kasus korupsi.

''Iya benar (sudah tersangka),'' kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, melalui pesan singkat, Sabtu (27/4/2019), seperti dikutip dari beritasatu.com.

Namun Basaria belum mau menjelaskan tentang kasus dugaan korupsi yang menjerat Muzni tersebut.

Diketahui, tim penyidik KPK menggeledah rumah Muzni di kawasan Asratek, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Kamis (25/4/2019). Dari pengeledahan yang berlangsung sejak pagi hingga siang, tim penyidik menyita sejumlah dokumen yang berkaitan dengan proyek.

''Dari lokasi disita dokumen-dokumen terkait proyek,'' kata Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Kamis (25/4/2019).

Dokumen-dokumen tersebut disita lantaran diduga terkait dengan perkara yang kini ditangani KPK. Namun, Febri masih enggan membeberkan dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Solok Selatan. Termasuk status Muzni dalam kasus tersebut.

Febri hanya memastikan penggeledahan ini dilakukan terkait dengan perkara yang telah berada di tahap penyidikan. Febri berjanji akan memberikan informasi lebih rinci mengenai kasus ini, termasuk status Muzni akan disampaikan dalam konferensi pers.

''Nanti informasi lebih lengkap terkait perkara dan tersangkanya akan disampaikan menyusul,'' katanya.

Kasus yang menyeret Muzni ini terkait dugaan suap proyek pengadaan di Dinas PU Solok Selatan. Muzni sendiri pernah dua kali dimintai keterangan oleh KPK pada 27 Januari dan 11 Februari 2019.***

Editor : hasan b
Sumber : beritasatu.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www