KawalPemilu Temukan C1 Diubah Sebelum Masuk Situng KPU, Terjadi di Jatim, Aceh, DKI dan Bengkulu, Semua Rugikan 02

KawalPemilu Temukan C1 Diubah Sebelum Masuk Situng KPU, Terjadi di Jatim, Aceh, DKI dan Bengkulu, Semua Rugikan 02
Temuan di TPS 15 Kramat Jati, Jakarta Timur. (Dok KawalPemilu/kumparan)
Rabu, 24 April 2019 07:01 WIB
JAKARTA - Selain kesalahan input data ke dalam Situng KPU, ternyata juga terjadi perubahan angka pada C1 sebelum dimasukkan ke Situng KPU.

Dikutip dari kumpara.com, masalah ini berhasil ditemukan KawalPemilu --inisiatif urun daya netizen pro data Indonesia. Kesalahan terjadi pada tahap sebelumnya, yaitu perubahan angka di lembar C1 yang akan discan, hingga berbeda dengan C1 Plano atau hasil penghitungan yang disepakati di TPS.

Setelah sebelumnya temuan didapati di Bengkulu Tengah, kali ini ada di Sampang, Jakarta Timur dan Aceh. ''Yang kami temukan adalah angka di C1 plano dan C1 scan berbeda. Dari tiga contoh yang diberikan ada di Aceh, Sampang-Jawa Timur, dan DKI, ketiganya menguntungkan kandidat 01,'' ucap salah satu penggagas KawalPemilu, Ainun Najib, Selasa (23/4).

Temuan di Sampang sudah ditulis dalam stori berbeda berikut ini:

Temuan di Jakarta Timur

Di Jakarta Timur, temuan data C1 yang discan untuk Situng KPU berbeda dengan C1 Plano di TPS ada di TPS 15, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Dalam data C1 di Situng KPU Jokowi-Ma'ruf Amin mendapat 227 suara, Prabowo-Sandi 11 suara.

Padahal, dalam data C1 Plano suara Jokowi-Ma'ruf 127 suara dan Prabowo-Sandi 111. Artinya ada penambahan 100 suara untuk pasangan calon 01, dan 02 dikurangi 100 suara. Dalam arti lain suara 02 dipindah 100 ke 01.

Menindaklanjuti temuan ini, tim KawalPemilu.org dengan bantuan Netgrit --lembaga yang bekerja sama dengan KawalPemilu-- mengonfirmasi kepada KPU setempat dan ternyata mereka mengakui memang ada perbedaan C1 di Situng KPU dengan C1 Plano.

Temuan itu akan diselesaikan dalam rekapitulasi tingkat kecamatan yang saat ini masih berlangsung.

Masalah ini ramai juga dibincangkan di Facebook setelah ada seseorang yang mengaku sebagai istri dari anggota KPPS tempat ditemukannya beda suara C1. Wanita bernama Mayta Hanifah itu menyebut C1 yang di Situng KPU palsu karena angkanya berubah dan tanda tangan KPPS-nya dipalsukan.

Temuan di Aceh

Perbedaan data C1 di Situng dengan C1 Plano terjadi juga di TPS 3 Desa Blang Pauh Dua, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur. Masalah yang didapati suara Prabowo-Sandi hilang 114 suara alias menjadi kalah.

Detailnya, dalam data C1 Situng KPU, Jokowi-Ma'ruf unggul dengan 16 suara, Prabowo-Sandi 14 suara. Padahal, jika dilihat pada C1 Plano yang didapati KawalPemilu, pemenang sesungguhnya pasangan calon 02 dengan perolehan 141 suara, paslon 01 hanya 16 suara.

Baik temuan di Jakarta Timur maupun Aceh, sedang tidak bisa lagi dilihat di Situng KPU karena dalam koreksi. Sementara, KawalPemilu tetap mempublikasikan data yang benar yaitu pada C1 Plano bukan C1 dalam Situng KPU.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:SerbaSerbi

wwwwww