Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur 'Anu Gede'
Hukum
15 jam yang lalu
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur Anu Gede
2
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
Politik
19 jam yang lalu
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
3
Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri
Politik
21 jam yang lalu
Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri
4
TKA China Ngambek, Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
GoNews Group
22 jam yang lalu
TKA China Ngambek, Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
5
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
Politik
17 jam yang lalu
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
6
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan 'New Normal'
Pendidikan
23 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan New Normal
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Bakar Kotak dan Surat Suara, Caleg PDIP Ditangkap Saat Bersembunyi

Bakar Kotak dan Surat Suara, Caleg PDIP Ditangkap Saat Bersembunyi
Kotak suara dibakar di salah satu TPS di wilayah Sungaipenuh, Kerinci, Kamis (18/4/2019). (tribunews.com)
Senin, 22 April 2019 15:36 WIB
JAKARTA - Aparat Polres Kerinci, Jambi, menangkap Caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berinisial KS (53), saat bersembunyi di rumah warga. KS ditetapkan sebagai tersangka kasus pembakaran kotak suara dan surat suara Pemilu 2019.

Dikutip dari tribunnews.com, Direktur Reskrimum Polda Jambi AKBP Edi Faryadi mengatakan, KS ditangkap bersama dengan R, tersangka lainnya dalam kasus yang sama.

''KS ditangkap tim gabungan saat bersembunyi di rumah penduduk. Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka,'' ujar Edi, Senin (22/4/2019).

KS dan R diduga melakukan pembakaran kotak suara dan surat suara Pemilu 2019 di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Jambi.

RJ alias R (31), warga RT 02 Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, merupakan Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Tanah Kampung.

Sementara itu, A alias Pak Eka (55), warga Desa Pendung Hiang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, juga ditahan namun masih berstatus sebagai saksi. A menyerahkan diri ke Polres Kerinci setelah kedua rekannya ditangkap.

''Ketiganya saat ini diamankan di Polres Kerinci guna proses lebih lanjut,'' ungkap Edi.

Sebelumnya diberitakan, masyarakat Kerinci dihebohkan dengan pembakaran kotak suara dan surat suara pada Kamis (18/4/2019) sekitar pukul 04.30 WIB.

Belasan kotak suara Pemilu 2019 beserta dokumen di dalamnya musnah terbakar. Menurut keterangan dari Ketua Panwaslu Kota Sungai Penuh Jumiral, ada 13 kotak suara yang dibakar.***

Editor : hasan b
Sumber : tribunnews.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www