Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
2
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
10 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
3
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Internasional
19 jam yang lalu
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
4
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
Politik
6 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
5
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
Peristiwa
19 jam yang lalu
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
6
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
10 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Kapal Karam di Danau, 150 Penumpang Hilang

Kapal Karam di Danau, 150 Penumpang Hilang
Ilustrasi kapal karam. (tribunnews.com)
Rabu, 17 April 2019 21:19 WIB
KONGO - Sebuah kapal tenggelam di Danau Kivu, Republik Demokratik Kongo, Senin (15/4/2019) malam. Sebanyak 150 penumpang tersebut dinyatakan hilang akibat kecelakaan tersebut.

Dikutip dari beritasatu.com, Presiden Kongo, Felix Tshisekedi menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan itu.

Kecelakaan kapal terjadi Senin malam, tetapi rincian insiden itu baru saja muncul Rabu (17/4). Presiden Tshisekedi pun menyampaikan belasungkawa kepada keluarga orang yang hilang.

''Saya sangat sedih dengan kecelakaan kapal pirogue pada (Senin) 15 April di Danau Kivu. Jumlah korban sementara adalah 150 orang hilang,'' kata Tshisekedi pada akun Twitter resminya.

Vital Muhini, Deputi nasional dari provinsi Kivu Selatan mengatakan kepada CNN pada Rabu (17/4) bahwa 37 orang telah diselamatkan sejauh ini dan tiga mayat ditemukan dari lokasi tenggelam.

Muhini mengatakan kapal yang kelebihan muatan berangkat dari pelabuhan Kituku di Goma di Kongo timur. Kemudian kapal itu terbalik di danau provinsi Kivu Selatan.

''Investigasi awal terhadap bencana mengungkapkan bahwa penumpang tidak mengenakan jaket penyelamat dan manifes penumpang tidak tersedia untuk menjelaskan jumlah total orang di atas kapal,'' kata Muhini.

''Sangat disayangkan menemukan bahwa orang-orang bepergian dengan kapal kecil dan bahkan tidak ada manifes, dengan muatan barang yang berat. Orang-orang tidak memiliki jaket penyelamat, dan menyerukan sanksi dari semua pelaku yang berkontribusi terhadap ini tenggelam,'' kata Muhini kepada CNN.

Kecelakaan kapal fatal sering terjadi di sepanjang saluran air di Republik Demokratik Kongo, di Sungai Kongo dan di danau negara Kongo. Di negara ini, jalur air merupakan sarana transportasi utama bagi penduduk di luar kota-kota utamanya. ***

Editor : hasan b
Sumber : beritasatu.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www