Loading...    
           

Mobil Pajero Berplat Dinas TNI Bawa Logistik ke Acara Prabowo-Sandi, Ternyata Ini Pemiliknya

Mobil Pajero Berplat Dinas TNI Bawa Logistik ke Acara Prabowo-Sandi, Ternyata Ini Pemiliknya
Mobil berplat dinas TNI terlihat membawa logistik ke acara pasangan Prabowo-Sandiaga. (tribunnews)
Sabtu, 23 Maret 2019 08:25 WIB
JAKARTA - Video mobil Pajero hitam berpelat dinas TNI membawa logistik ke acara Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, viral di media sosial.

Dikutip dari tribunnews.com, mobil bernopol 3005-00 itu berada di tengah para pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di GOR Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/3/2019).

Sekretaris Relawan 02 se-Bogor Raya Ir Masduki, mengatakan, pemilik mobil Pajero hitam berpelat TNI tersebut merupakan seorang purnawirawan (pensiunan TNI).

''Itu mobil punya Bapak Ampi (Mayjen TNI (purn) Ampi Tanudjiwa), sudah pensiun lama itu beliau. Senior saya juga itu,'' kata Masduki saat dihubungi, Jumat (22/3/2019) Masduki pun menceritakan bahwa sosok Ampi merupakan senior dari Prabowo Subianto.

Bahkan, dia menyebut sosok Ampi sebagai guru Prabowo.

''Waktu Pak Prabowo masih di AKABRI, Pak Ampi itu sudah Kapten. Beliau dulu yang mengajari Pak Prabowo bahasa Indonesia,'' kata Masduki menjelaskan.

Masduki pun menegaskan bahwa apa yang beredar di media sosial itu tidak benar, terutama jika menyebut bahwa itu merupakan mobil TNI yang masih aktif.

''Sudah clear semuanya,'' pungkasnya.

Pertimbangkan Pemblokiran

Adapun Mabes TNI akan mempertimbangkan penarikan atau pemblokiran terhadap penyebaran video viral mobil Mitsubishi Pajero berplat TNI 5003-00 yang membawa logistik kampanye Prabowo-Sandi. Penarikan video itu dimaksudkan untuk tetap menjaga kenetralitasan TNI dalam Pemilu 2019.

Kapuspen Mayjen TNI Sisriadi mengatakan pihaknya akan menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam hal penarikan video yang telah beredar luas di media sosial.

''Nanti akan kami hubungi Kominfo karena itu wewenangnya Kemkominfo,'' kata Sisriadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (22/3/2019).

Sisriadi juga menegaskan, plat mobil dinas yang digunakan tersebut tidak sesuai dengan jenis kendaraan yang teregistrasi di Mabes TNI. Plat bernomor 3005.00 itu diperuntukkan bagi kendaraan jenis sedan Mitsubishi Lancer.

Sementara itu, DanPOM TNI Mayjen Dedy Iswanto mengatakan, penyelidikan atas dugaan ketidaknetralan masih dilakukan guna mengetahui oknum pengguna mobil dengan plat yang tidak sesuai tersebut.

''Dugaan ketidaknetralan mungkin ya karena itu berada di lingkungan fasilitas yang tidak boleh dipergunakan,'' kata Deddy.

Untuk itu, Dedy Iswanto juga menegaskan, pihak TNI akan turut mencari apakah terdapat unsur kesalahan yang dilakukan pemilik plat nomor itu sebelum nantinya diberikan sanksi.

''Jadi, kita cari tahu tentang unsur-unsur pelanggaran dilakukan. Tentunya dari unsur-unsur pelanggaran itulah yang akan kita lihat sanksinya. Menyesuaikan dengan hal itu,'' tandasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi

Loading...
wwwwww