Prabowo Pukul Tangan Pengawalnya karena Dorong Emak-emak dengan Kasar

Prabowo Pukul Tangan Pengawalnya karena Dorong Emak-emak dengan Kasar
Prabowo dielu-elukan pendukungnya. (merdeka.com)
Selasa, 12 Maret 2019 17:51 WIB
JAKARTA - Video yang memperlihatkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memukul tangan pria berbaju batik beredar di media sosial sejak Selasa (12/3) siang.

Dikutip dari merdeka.com, pria berbatik itu merupakan pengawal Pabowo saat iring-iringan kampanye di Cianjur, Jawa Barat, Selasa (12/3). Banyak warganet menanggapi video tersebut dengan menuliskan komentar yang menyudutkan Prabowo.

Dalam video yang diposting Sekretaris Pribadi Prabowo, Rizky Irmansyah, di akun instagramnya, terungkap pemukulan itu terjadi karena kekesalan Prabowo kepada pengawalnya.

Dalam video itu, Prabowo jelas mengungkapkan kemarahannya. Terdengar jelas ucapan Prabowo, dia tak ingin pengawal berbaju batik yang dipukulnya itu mendorong rakyat yang berkerumun.

''Jangan dorong rakyat,'' kata Prabowo dalam video itu.

Rizky sengaja memosting itu karena tak ingin potongan video saat Prabowo memukul tangan pengawal menjadi fitnah. Sebab, Prabowo mengatakan itu untuk melindungi rakyat, khususnya emak-emak pendukungnya.

Sebelumnya, Koordinator Jubir Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak juga telah mengklarifikasi peristiwa tersebut. Dahnil tak ingin video tersebut menjadi fitnah yang menyudutkan capres Prabowo.

Di akun Twitternya, Dahnil membalas cuitan penulis Iman Brotoseno. Iman menyebut di media sosialnya, Prabowo capres yang berkarakter galak. Namun, Dahnil beri klarifikasi kenapa Prabowo marah.

''Saudara Iman, anda ini rajin bener menebar fitnah bersama akun palsu, karena yakin selalu aman dari aparat hukum? Saya informasikan ya, itu yang diperingati dengan tegas oleh Pak @prabowo adalah aparat pengaman yang kasar dan mendorong rakyat yang ingin mendekati Pak Prabowo,'' tulis Dahnil di akun Twitter resminya, dikutip merdeka.com, Selasa (12/3).

''Pak @prabowo bersama rakyat Cianjur.Beliau memperingatkan dengan keras aparat pengaman yang berlebihan sampai mendorong emak-emak yang ingin mendekati beliau. Aparat pengaman yang berbaju batik yang diperingatkan beliau pasti sadar betul kekeliruan dan peringatan Pak Prabowo tersebut. Jadi stop fitnah,'' tulis Dahnil lagi.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Kapolri Ungkap 400 Kombes Berebut Jadi Brigjen, Banyak yang Cari Dukungan dan Keluarkan Uang
GoSumbar.com Sempat Terbang dan Kembali ke Embarkasi, Pesawat Garuda Pengangkut Jamaah Haji Delay 11 Jam
GoSumbar.com Pemerintah Alokasikan Rp10 Triliun untuk Tunjangan Pengangguran
GoSumbar.com Korban Salah Tangkap, Disiksa, Dipaksa Mengaku Membunuh dan Dipenjara 3 Tahun, 4 Pengamen Tuntut Ganti Rugi
GoSumbar.com Setelah Kisah Pilunya Tinggal di Toilet Sekolah Diberitakan Media, Bantuan Mengalir kepada Guru Honor Nining
GoSumbar.com Arab Saudi dan Negara Teluk Dukung Kebijakan China Penjarakan 1,5 Juta Muslim Uighur dan Dilarang Shalat
GoSumbar.com Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan akan Dimulai, Ini Persiapannya
GoSumbar.com Bali Pernah Diterjang Tsunami yang Merenggut Ribuan Jiwa
GoSumbar.com Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Sebelum Gempa M 6,0 Guncang Bali, Begini Penjelasan BMKG
GoSumbar.com Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019
GoSumbar.com Usai Bertemu Prabowo, Amien Rais: Sampai Sekarang Pun Alhamdulillah Masih Istiqomah
GoSumbar.com Konsumsi Rokok Penduduk Miskin Indonesia Terbesar Kedua, Kalahkan Telur dan Daging Ayam
GoSumbar.com Hasil Kajian KPK, 40 Persen Sektor Industri Kelapa Sawit Tak Patuh Bayar Pajak
GoSumbar.com Kata Pengamat, Penumpang Berhak Ambil Gambar dalam Pesawat karena Sudah Bayar Tiket dan Demi Keselamatan
GoSumbar.com Garuda Larang Ambil Gambar dalam Pesawat, Ini Alasannya
GoSumbar.com Dikirim Sehari Sebelum Bertemu Jokowi, Ini Isi Surat Prabowo kepada Amien Rais
GoSumbar.com Dua Tahun Berlalu, Polri Tak Juga Mampu Ungkap Penganiaya Novel, ICW Cs Melapor ke Polisi Tidur
GoSumbar.com Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Bali, Siswa dan Guru di Jembrana Berhamburan
wwwwww