Lieus Sebut Polisi Persulit Perizinan Konser ''Hadapi dengan Senyuman Ahmad Dhani''

Lieus Sebut Polisi Persulit Perizinan Konser Hadapi dengan Senyuman Ahmad Dhani
Lieus Sungkharisma. (tribunnews.com)
Senin, 11 Maret 2019 17:41 WIB
JAKARTA - Konser ''Hadapi dengan Senyuman Ahmad Dhani'' batal digelar di Surabaya, Jawa Timur, Ahad (10/3/2019) malam, karena tidak mendapatkan izin dari kepolisian.

Dikutip dari suara.com, Lieus Sungkharisma mengungkapkan, izin kegiatan tersebut sudah diurus panitia, namun dibatalkan sepihak oleh polisi. Lieus menilai kepolisian sengaja mempersulit proses perizinan konser tersebut.

Lieus Sungkharisma yang mengklaim sebagai juru bicara Ahmad Dhani, menjelaskan, sempat ada perundingan dengan kepolisian, tapi tidak membuahkan hasil.

''Panitia sesungguhnya sudah melakukan persiapan yang sangat matang, termasuk mengurus perizinan. Tapi tiba-tiba dibatalkan secara sepihak oleh kepolisian,'' kata Lieus dalam pesan singkat, Senin (11/3/2019).

Lieus Sungkharisma sendiri merasa ada yang janggal dari pembatalan konser tersebut. Lieus Sungkharisma mendengar, sesungguhnya semua prosedur pengurusan izin sudah ditempuh panitia.

Tapi prosesnya seperti dipersulit. Bahkan panitia diminta mengurus perizinan itu sampai tingkat Polsek.

''Bagi saya, ini adalah bukti nyata dari adanya pengekangan berekspresi saat ini,'' katanya.

Namun demikian, pihaknya tidak akan putus asa dengan pembatalan di Surabaya tersebut.

''Bersama-sama dengan para musisi dan pencinta Ahmad Dhani, kita akan tetap menggelar konser Hadapi dengan Senyuman ini,'' kata Lieus Sungkharisma.

Pihaknya berencana akan menyelenggarakan konser tersebut secara besar-besaran, di tempat yang lebih besar dan melibatkan puluhan ribu penonton.

Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya membubarkan konser solidaritas untuk musisi Ahmad Dhani dengan alasan karena pihak panitia tidak melengkapi administrasi perizinan.

Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Rudi Setiawan mengungkapkan pihak panitia hanya mengantongi izin kampanye untuk salah satu calon wakil presiden dari Badan Pengawas Pemilihan Umum.

''Namun, panitia tidak melengkapi administrasi izin keramaian dari kepolisian sehingga acara konser harus kami bubarkan,'' katanya kepada wartawan di Surabaya, Jatim, Minggu petang.***

Editor:hasan b
Sumber:suara.com
Kategori:SerbaSerbi

wwwwww