Loading...    
           

KPU Minta Data WNA Punya E-KTP, Kemendagri: Untuk Apa?

KPU Minta Data WNA Punya E-KTP, Kemendagri: Untuk Apa?
Dirjen Dukcapil Zudan Arif. (kumparan)
Selasa, 05 Maret 2019 09:12 WIB
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkesan enggan memberikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) data semua warga negara asing (WNA) yang memiliki KTP elektronik (e-KTP).

Dikutip dari kumparan.com, Komisioner KPU Viryan Azis, mengaku merasa heran dengan sikap Kemendagri yang belum juga memberikan data WNA pemilik e-KTP tersebut.

Dijelaskan Viryan, pasca adanya temuan WNA pemilik e-KTP masuk dalam DPT Pemilu 2019 yang dinyatakan salah input, KPU mengecek ulang seluruh data pemilih, karena dikhawatirkan banyak WNA yang masuk DPT. Terkait pengecekan itu, KPU meminta data WNA yang punya e-KTP ke Kemendagri.

Anehnya, hingga saat ini KPU belum menerima daftar WNA yang memiliki e-KTP untuk dicek ke dalam DPT. Padahal, KPU sudah melayangkan surat permintaan itu kepada Dukcapil Kemendagri bulan lalu.

''KPU belum menerima data WNA dari Dukcapil. KPU ingin mendata memastikan data seluruh WNA yang punya KTP el kondisinya ada atau tidak di DPT,'' kata Komisioner KPU Viryan Azis saat dikonfirmasi, Senin (4/3).

Viryan mengungkapkan KPU sudah bersurat ke Dukcapil sejak tanggal 28 Februari lalu untuk meminta data para WNA yang mempunyai e-KTP. Namun, hingga saat ini permintaan itu belum dipenuhi.

''Ya kabarnya kan 1.600-an kami sudah kirim surat minta data seluruh WNA yang punya KTP el, tujuannya KPU ingin memastikan sekali kerja dan itu enggak perlu lama,'' ungkap Viryan. 

Viryan menegaskan KPU ingin menyelesaikan masalah ini secara tuntas, memastikan tidak ada WNA dalam DPT.

''Kalau data tidak diberikan gimana KPU bisa menyelesaikan? Ada atau tidak di dalam DPT kalau ada yang pasti akan kami coret. Tapi kan tidak mungkin KPU hanya nunggu informasi dari bawah. KPU ingin menyelesaikan itu secara menyeluruh supaya masyarakat tenang tidak ada lagi persoalan DPT,'' ujar Viryan. 

Sementara, Dirjen Dukcapil Zudan Arif mengatakan, sudah ada rapat KPU, Kemendagri dan Bawaslu. Di rapat itu, pihaknya menyerahkan data WNA yang punya e-KTP ke KPU.

''Untuk membantu, KPU kami malah sudah menyerahkan data WNA yang masuk dalam DPT,'' ucap Zudan dikonfirmasi terpisah.

Zudan menyebut memang tidak semua data WNA yang punya e-KTP, tapi hanya data WNA ber-eKTP yang ada di DPT. Di luar DPT tidak diberikan.

''Data semua WNA yang punya KTP el untuk apa? Kan sudah kami beri data WNA yang masuk DPT,'' pungkasnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:SerbaSerbi

Loading...
GoSumbar.com 1.680 WNA Punya e-KTP, 103 Orang Masuk DPT Pemilu 2019
GoSumbar.com Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi Perempuan di Polman Minum Kopi Tubruk 5 Gelas Sehari, Begini Kondisinya
GoSumbar.com Terobos Kobaran Api Selamatkan Kakeknya, Bocah 6 Tahun Tewas Terbakar, Negara Berikan Medali Keberanian
GoSumbar.com 8 Tewas Akibat Bus Tabrak Truk Tangki di Lintas Sumatera, Ini Identitas Korban
GoSumbar.com Polisi Tertelungkup di Atas Kap Mobil dan Terseret 200 Meter, Ini Penjelasan Polda Metro
GoSumbar.com Asap Kiriman Indonesia Liburkan 500 Sekolah di Malaysia
GoSumbar.com Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal dalam Status Terpidana Korupsi
GoSumbar.com Tak Punya Ongkos Pulang ke Rumah, Siswa MTs Numpang Truk Tanah, Tergelincir Saat Naik dan Tergilas Ban
GoSumbar.com Kenal Lewat Medsos, Ketemu dan Main Ludo di Kamar Hotel, Wanita 24 Tahun Digilir dan Dirampok, 2 Pelaku Ditembak Polisi
GoSumbar.com Kemendikbud Terbitkan 2 Aturan Dana BOS Afirmasi dan Kinerja
GoSumbar.com Suhu di Padang Sangat Dingin, 18 Derajat Celsius, Ini Penjelasan BMKG
GoSumbar.com Ribuan Ikan dengan Tulang Retak dan Mata Copot Terdampar, Warga Ambon Ketakutan Bakal Datang Tsunami
GoSumbar.com Hapuskan Label Halal Daging Impor, Permendag 29/2019 Tabrak UU Jaminan Produk Halal
GoSumbar.com Numpang Nonton di Rumah Tetangga, Gadis 13 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Jasadnya Ditemukan dalam Karung
GoSumbar.com Pemerintah Didesak Cabut Permendag yang Tak Wajibkan Daging Impor Berlabel Halal
GoSumbar.com Terbitkan Aturan Daging Impor Tak Wajib Label Halal, Menteri Perdagangan Dinilai Tak Hormati Umat Islam
GoSumbar.com Busyro Khawatir Revisi UU KPK Sebagai Bayaran Jokowi
GoSumbar.com Serangan Drone Hancurkan Kilang Minyak Arab Saudi, Pasokan Terganggu 5,7 Juta Barel Per Hari
wwwwww