Usai Dilarang Suami Main Facebook, Arniati Ditemukan Tewas Tergantung, Ini Pesan Terakhirnya di WA

Usai Dilarang Suami Main Facebook, Arniati Ditemukan Tewas Tergantung, Ini Pesan Terakhirnya di WA
Arniati semasa hidup (kiri). (tribunkaltim.co)
Kamis, 14 Februari 2019 09:38 WIB
PENAJAM - Diduga gara-gara dilarang suaminya main Facebook, Arniati (22) nekat mengakhiri hidupnya. Jasad Arniati ditemukan dalam kondisi tergantung dalam kamarnya, di RT 06 Kelurahan Sungai Paret, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Kamis (7/2/2019) sore.

Dikutip dari tribunkaltim.co, sebelum gantung diri menggunakan tali ayunan, Arniati sempat menulis pesan di WhatsApp (WA), menyampaikan permohonan maaf kepada keluarganya dan menitip anaknya.

Kasat Reskrim Polres PPU, Iptu Iswanto mengatakan, sebelumnya korban menulis status di WA bahwa akan mengakhiri hidupnya dan meminta maaf kepada keluarganya.

''Juga menyampaikan ingin menitipkan anaknya,'' ujarnya. 

Ia mengatakan, sebelum kejadian korban dan suaminya Sujaedi (bukan Junaidi) sempat bertengkar.

Pertengkaran ini terjadi karena korban dilarang sering main facebook. Ia mengungkapkan, korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamarnya menggunakan tali ayunan. Sebelum korban tinggal di rumah RT 06 Kelurahan Sungai Paret, tali ayunan tersebut sudah terpasang.

''Jadi korban menginjak ember cat yang dilapisi seprai. Korban kami bawa ke RSUD untuk dilakukan visum,'' ujarnya.

Sementara suami korban, Sujaedi mengatakan, sebelum kejadian sempat bertengkar Rabu (6/2/2019). Setelah itu, ia dan korban tidak bertegur sapa lagi.

Ia mengatakan sekitar pukul 12.30 Wita sempat datang ke rumah dan menemukan korban dalam kamar sedang main handpone.

Ia mengaku membaca status di WA istrinya dan curiga akan mengakhiri hidupnya.

''Saya ketok pintu kamar dan dibuka. Saya bilang mau ambil berkas. Saat saya keluar, pintu kembali dikunci dan saya bilang tidak usah dikunci karena nanti pulang,'' ujarnya.

Setelah itu, ia kembali ke kantor Kelurahan Nipah-nipah dan pulang sekitar pukul 15.30 Wita.

''Saya pulang kembali gedor pintu kamar dan tak dibuka. Saya intip lewat jendela ternyata tertutup horden. Jadi saya buka paksa dan setelah itu istri saya sudah tergantung,'' ujarnya sembari menangis

Sempat Hadiri Pesta Pernikahan Sebelumnya diberitakan, Arniati (22) ditemukan tewas gantung diri di kamarnya di RT 06 Kelurahan Sungai Paret, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (7/2/2019) sore.

Hingga sekitar pukul 16.35 Wita, korban masih tergantung karena polisi masih melakukan identifikasi.

Kematian korban ini membuat gempar warga sekitar.

Menurut informasi yang diterima Tribunkaltim.co, korban dan suaminya Junaidi sempat ke salah satu acara pengantin.

Setelah pulang kemudian Sujaedi kembali kerja di Kantor Kelurahan Nipah-nipah. Namun saat pulang, ia mendapati rumah dalam kedaaan sepi.

Karena curiga kemudian mengedor pintu dan tak ada jawaban.

Akhirnya masuk kamar dan menemukan istrinya tak bernyawa lagi dengan kondisi tergantung.

Sementara untuk gantung diri, korban menggunakan tali yang selama ini dijadikan ayunan.

Sementara sebagai penyangga kaki, ia menggunakan ember cat dan dilapisi bantal. Ibu korban, Uni saat mendatangi lokasi kejadian langsung menangis histeris. Ia sempat memeluk suami korban.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunkaltim.co
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Demi Asuransi Rp15 Miliar, Pastor di Australia Bantu Istrinya Bunuh Diri
GoSumbar.com Wanita Ini Bunuh Diri Gara-gara Suami Tak Bisa Menemaninya Berbelanja
GoSumbar.com Bos Perusahaan Farmasi Buat Obat Oplosan, Dipasok ke 197 Apotek
GoSumbar.com Paksakan Cium Hajar Aswad, 2 Jamaah Haji Indonesia Terinjak-injak dan Terluka
GoSumbar.com Pesawat Cessna Jatuh ke Sungai di Indramayu, Seorang Korban Belum Ditemukan
GoSumbar.com Polri Bongkar Eksploitasi Seksual 50 Anak, Pelaku Menyamar Sebagai Guru, Korban Berusia 11-17 Tahun
GoSumbar.com Hendak Menyeberang ke Malaysia, 35 Imigran Gelap Diamankan dan Dititipkan di Rudenim Pekanbaru
GoSumbar.com Diduga Rugikan Negara Rp45 Miliar, Kejati dan Polda Riau Diminta Awasi Korupsi Berjamaah DPRD Inhu
GoSumbar.com Presenter TVRI Tewas Ditusuk Temannya, Pelaku Mengaku Dendam karena Dilecehkan Korban
GoSumbar.com Sebelas Perwira Polri Naik Pangkat Jadi Brigjen dan Irjen, Berikut Daftarnya
GoSumbar.com Wanita Hamil Tertimbun Bangunan Rubuh di Sungai Buloh, Suami Tewas Kesetrum Saat Menolong
GoSumbar.com Menikah Lagi, Bahtiar Disiram Istri Pertama dengan Air Panas Hingga Tewas
GoSumbar.com Gempa M 8,8 dan Tsunami 20 Meter Berpotensi Terjadi di Pantai Selatan Jawa, Ini Saran BMKG
GoSumbar.com Kisah Naya Asal Probolinggo, Menikah Siri Saat Umur 6 Tahun, Jadi Nenek pada Usia 31 Tahun
GoSumbar.com KPAI Sesalkan Grasi Jokowi kepada Warga Kanada Terpidana Kekerasan Seksual terhadap Anak
GoSumbar.com Pakar dari BPPT Prediksi Gempa 8,8 SR dan Tsunami 20 Meter di Pantai Selatan Jawa, Begini Tanggapan Sekda DIY
GoSumbar.com Ditembak Separatis Papua Saat Kawal Pembangunan Jembatan, Prajurit TNI Tewas Sebelum Sempat Dievakuasi
GoSumbar.com Mobil Calya Tabrak Truk Tangki Terbakar, 3 Orang Tewas Terpanggang
wwwwww