Eggi Sudjana Laporkan Kapitra Ampera ke Polisi

Eggi Sudjana Laporkan Kapitra Ampera ke Polisi
Eggi Sudjana. (republika.co.id)
Selasa, 25 Desember 2018 13:44 WIB
JAKARTA - Eggi Sudjana melaporkan Caleg usungan PDIP Kapitra Ampera ke Bareskrim Mabes Polri, Selasa (25/12).

Dikutip dari republika.co.id, Caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu menuduh Kapitra telah mengancam dirinya.

''Saya menggunakan hak hukum sebagai WNI yang merasa diperlakukan adanya tindak pidana oleh saudara Kapitra yang menantang untuk berantem dengan pengertian akan dipecahkan kepala saya katanya,'' ujar Eggi saat melakukan pelaporan. 

Eggi mengakui, ia tak mendengarkan ancaman itu secara langsung. Kejadian ini bermula saat seorang rekan Eggi, wanita berinisial D, berkomunikasi dengan Eggi.

Melalui sambungan telepon pada Senin (24/12), D mengatakan kepada Eggi bahwa Kapitra menantang Eggi bertemu langsung daripada berbicara di belakang. Eggi pun menilai ucapan Kapitra itu sebagai ancaman pembunuhan dan memilih melapor kepada polisi. ''Tidak saya ladeni, kalau saya ladeni saya melanggar hukum,'' ujar Eggi. 

''Saya minta polisi tolong diproses, jangan buat situasi tidak kondusif,'' ujar Eggi Sudjana menambahkan. 

Kuasa Hukum Eggi Sudjana, Pitra Romadoni, melaporkan Kapitra dengan dua pasal penjerat. Kapitra dilaporkan melanggar Pasal 29 juncto 45 UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan Pasal 182 KUHP tentang Perkelahian Tanding. ''Ini kan ancaman pembunuhan,'' ujar Pitra. 

Laporan tersebut diterima Bareskrim dengan LP/B/1675/XII/20187BARESKRIM teranggal 25 Desember 2018. Dalam pelaporan itu, Eggi mengajak sejumlah saksi yang kata dia ikut mendengar ancaman Kapitra yang disampaikan oleh wanita berinisial D itu. Disertakan pula sejumlah tangkapan layar percakapan whatsapp.

Kapitra Sebut Fitnah

Menanggapi laporan tersebut, Kapitra Ampera menganggap Eggi Sudjana memfitnah dirinya.

''Wah, enggak pernah tuh, kapan saya ngomongnya, ngawur aja itu, nggak pernah, nggak pernah (mengancam membunuh),'' kata Kapitra saat dikonfirmasi, Selasa (25/12). 

Kapitra menerangkan, peristiwa ini terjadi saat seorang rekannya dari PDIP, perempuan berinisial D berkomunikasi dengan Eggi. Perempuan tersebut mendengar kekecewaaan Eggi pada Kapitra yang dahulu temannya justru menyeberang ke kubu politik lawan, sebagai Caleg PDIP. 

Perempuan berinisial D itu kemudian menyampaikan pada Kapitra kekecewaan Eggi itu. Menurut Kapitra, Eggi memang kerap menyebut Kapitra sesat dan bakal kena azab lantaran bergabung dengan PDIP.

Sehingga, melalui perempuan itu, Kapitra pun menyampaikan agar Eggi menemuinya langsung ketika ada permasalahan. ''Bilang sama Eggi, kalau ada apa-apa jangan ngomong di belakang, sini dah langsung, berantem aja lah, itu juga sambil ketawa-ketawa,'' kata Kapitra menirukan ucapannya pada perempuan tersebut. 

Kapitra mengatakan, ucapan itu pun disampaikannya dengan santai tanpa ada niat apapun. Tudingan Eggi bahwa ucapan tersebut adalah ancaman pembunuhan dinilai Kapitra berlebihan. 

''Bercanda aja, cemen banget sih, Eggi cari panggung aja itu,'' ujar Kapitra. 

Saat dikonfirmasi Republika.co.id, Kapitra juga menyertakan tangkapan layar (screenshot) percakapan antara D dengan Eggi Sudjana. Dalam screenshot itu tampak perempuan berinisial D yang dijadikan landasan laporan Eggi juga mempermasalahkan tindakan Eggi melapor pada polisi. 

''Kapitra itu kesel dan mau ajak akang berantem, bukan mau bunuh Eggi Sudjana, aneeeh banget diplintir kata-kata aku,'' kata perempuan berinisial D itu pada Eggi Sudjana melalui percakapan whatsapp.

Merespons laporan oleh Eggi, Kapitra mengaku mempertimbangkan akan melaporkan Eggi balik ke Polda Metro Jaya, Kamis (27/12) mendatang.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mati Mesin, Kapal Pesiar Mengangkut Warga Asing dan WNI Karam di Laut Banda
GoSumbar.com Orangutan dan Bayinya Disiksa Secara Keji di Aceh, 74 Peluru Bersarang di Tubuh dan Matanya
GoSumbar.com Caleg di Pasaman Barat Cabuli Putri Kandung Sejak Umur 9 Hingga 17 Tahun, Begini Terungkapnya
GoSumbar.com 52 Warga Watu Bonang Mengungsi ke Ponpes, Ternyata Ini Identitas Pria yang Sebar Isu Kiamat Sudah Dekat
GoSumbar.com Yakin Kiamat Sudah Dekat, 52 Warga Desa Watubonang Eksodus ke Ponpes di Malang
GoSumbar.com Tolak Menyerah, Istri Terduga Teroris di Sibolga Nekat Ledakkan Diri
GoSumbar.com Warga Sibolga Kembali Dikejutkan 2 Ledakan Bom Rabu Dini Hari
GoSumbar.com 7 Jam Dikepung, Istri Terduga Teroris di Sibolga Tak Juga Menyerah, Bertahan dalam Rumah bersama Anaknya
GoSumbar.com Prabowo Pukul Tangan Pengawalnya karena Dorong Emak-emak dengan Kasar
GoSumbar.com Bantah Klaim Menkumham, Mahathir Sebut Pembebasan Siti Aisyah Bukan Hasil Lobi Pemerintah Indonesia
GoSumbar.com Patuhi Larangan Kemenhub, Garuda Indonesia Stop Operasikan Boeing 737 Max 8
GoSumbar.com Lieus Sebut Polisi Persulit Perizinan Konser Hadapi dengan Senyuman Ahmad Dhani
GoSumbar.com Safari Politik 3 Hari di Sumut, Maruf Amin Klaim Sukses Rebut Suara Prabowo
GoSumbar.com Pasca Jatuhnya Lion Air dan Ethiopian Airlines, China Larang Operasikan Boeing 737 MAX 8
GoSumbar.com Beredar Kabar Pesawat Prabowo Dilarang Mendarat di Banjarmasin, Angkasa Pura I Membantah
GoSumbar.com Hakim Bebaskan Siti Aisyah dari Dakwaan Membunuh Kim Jong Nam
GoSumbar.com WNI yang Jadi Korban Ethiopian Airlines Seorang Wanita yang Bekerja untuk World WFP PBB
GoSumbar.com Jenis Ethiopian Airlines yang Jatuh Sama dengan Lion Air, Kemenhub Diminta Awasi Ketat Boeing 737 Max 8
wwwwww