Ditangani Dokter Mabuk, Kamini dan Bayinya Meninggal Usai Operasi Caesar

Ditangani Dokter Mabuk, Kamini dan Bayinya Meninggal Usai Operasi Caesar
Ilustrasi operasi caesar. (int)
Jum'at, 30 November 2018 08:36 WIB
GUJARAT - Dr PJ Lakhani, sorang dokter di Gujarat, India, ditangkap polisi setempat, usai melakukan operasi caesar terhadap pasien bernama Kamini Chachi.

Dikutip dari grid.id, Lakhani dituduh melakukan operasi dalam kondisi mabuk sehingga menyebabkan Kamini dan bayinya meninggal dunia beberapa saat usai menjalani operasi caesar.

Bayi yang ditangani dokter tersebut meninggal dunia tak lama setelah dilahirkan dan disusul oleh sang ibu.

Padahal Dr PJ Lakhani adalah dokter senior dengan pengalaman panjang dan sudah bekerja di Rumah Sakit Sonavala selama 15 tahun.

Kronologi kejadian berawal dari Kamini Chachi (korban) dibawa ke Rumah Sakit Sonavala karena akan melahirkan.

Kamini Chachi diputuskan harus menjalani operasi caesar dan ditangani oleh Dr PJ Lakhani.

Keluarga Kamini Chachi yang menunggu di depan ruang operasi harus menerima kenyataan bahwa bayi tidak bisa diselamatkan dan sang ibu mengalami pendarahan berat.

Keluarga Kamini Chachi kemudian memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit swasta, namun ibu malang ini meninggal dunia dalam perjalanan.

Melansir dari Kompas.com, diwartakan oleh BBC, kepolisian mengatakan Dr PJ Lakhani meminta bantuan karena khawatir keluarga pasien akan menyerangnya.

Saat polisi tiba di rumah sakit, mereka menemukan dokter tersebut dalam keadaan mabuk.

''Kami mengetahui ternyata dia dalam kondisi mabuk saat melakukan operasi sehingga kami menahannya,'' kata perwira polisi HR Goswani.

Manajemen rumah sakit langsung membentuk tim untuk melakukan investigasi terhadap kejadian yang menimpa Kamini Chachi dan bayinya itu.***

Editor:hasa b
Sumber:grid.id
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Babi Hutan Berjalan di Atap Rumah Hebohkan Warga Banjarnegara, Begini Penampakannya
GoSumbar.com Ketahuan Hamil 4 Pekan, Ketua Rombongan 7 Kloter 38 Dipulangkan
GoSumbar.com Mini Bus Bermuatan 25 Penumpang Terjun ke Jurang di Jalan Lintas Sumatera, 4 Tewas
GoSumbar.com Cegah Penumpang KM Tidar Bunuh Diri, Kepala Stasiun Radio Pantai Tercebur ke Laut dan Hilang
GoSumbar.com Kapolri Ungkap 400 Kombes Berebut Jadi Brigjen, Banyak yang Cari Dukungan dan Keluarkan Uang
GoSumbar.com Sempat Terbang dan Kembali ke Embarkasi, Pesawat Garuda Pengangkut Jamaah Haji Delay 11 Jam
GoSumbar.com Pemerintah Alokasikan Rp10 Triliun untuk Tunjangan Pengangguran
GoSumbar.com Korban Salah Tangkap, Disiksa, Dipaksa Mengaku Membunuh dan Dipenjara 3 Tahun, 4 Pengamen Tuntut Ganti Rugi
GoSumbar.com Setelah Kisah Pilunya Tinggal di Toilet Sekolah Diberitakan Media, Bantuan Mengalir kepada Guru Honor Nining
GoSumbar.com Arab Saudi dan Negara Teluk Dukung Kebijakan China Penjarakan 1,5 Juta Muslim Uighur dan Dilarang Shalat
GoSumbar.com Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan akan Dimulai, Ini Persiapannya
GoSumbar.com Bali Pernah Diterjang Tsunami yang Merenggut Ribuan Jiwa
GoSumbar.com Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Sebelum Gempa M 6,0 Guncang Bali, Begini Penjelasan BMKG
GoSumbar.com Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019
GoSumbar.com Usai Bertemu Prabowo, Amien Rais: Sampai Sekarang Pun Alhamdulillah Masih Istiqomah
GoSumbar.com Konsumsi Rokok Penduduk Miskin Indonesia Terbesar Kedua, Kalahkan Telur dan Daging Ayam
GoSumbar.com Hasil Kajian KPK, 40 Persen Sektor Industri Kelapa Sawit Tak Patuh Bayar Pajak
GoSumbar.com Kata Pengamat, Penumpang Berhak Ambil Gambar dalam Pesawat karena Sudah Bayar Tiket dan Demi Keselamatan
wwwwww