Ingin Indonesia Kembali Berdaulat 100 Persen, Cucu dan Cicit Jenderal Soedirman Ikrarkan Dukung Prabowo-Sandi Sambil Menangis

Ingin Indonesia Kembali Berdaulat 100 Persen, Cucu dan Cicit Jenderal Soedirman Ikrarkan Dukung Prabowo-Sandi Sambil Menangis
Cicit Jenderal Soedirman Tisa Budiakso Soedirman mengikrarkan dukungan kepada Prabowo-Sandiaga sambil menangis. (dtik.com)
Kamis, 29 November 2018 08:09 WIB
YOGYAKARTA - Dukungan terus mengalir ke pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pada Rabu (28/11), giliran cucu Panglima Besar Jenderal Soedirman, Nining Tejaningsih Soedirman dan Cicit Jenderal Soedirman Tisa Budiakso Soedirman mengikrarkan dukungan kepada Prabowo-Sandiaga.

Dikutip dari merdeka.com, cucu dan cicit Jenderal Soedirman itu mengikrarkan dukungannya kepada Prabowo-Sandi di tengah acara ''Prabowo Menyapa Rakyat Yogyakarta'' bersama ribuan relawan yang memadati Gedung Sasano Hinggil di Alun-alun Yogyakarta, Rabu.

''Bapak Prabowo Subianto, mari bergandengan tangan untuk menhadirkan kembali kedaulatan negara Kesatuan Republik Indonesia ini,'' ucap Tisa Budiakso Soedirman.

Sambil menahan isak tangis, Tisa mengajak seluruh masyarakat Indonesia membantu perjuangan Prabowo-Sandi demi mengembalikan harga diri bangsa yang menurutnya telah pudar.

''Di saat petani bawang merah panennya dengan harga Rp5.000 perkilo padahal ongkos produksinya Rp4.000. Bapak Prabowo Subianto, mari bahu-membahu untuk menjaga Pancasila sebagai dasar negara ini,'' ujar Tisa.

''Bapak Prabowo Subianto, mari berjuang sampai titik darah penghabisan demi, meraih kedaulatan bangsa ini,'' sambungnya.

Pada kesempatan itu, Tisa juga mengenang perjuangan dua pahlawan Nasional, yakni Jenderal Soedirman dan Soemitro Djojohadikoesoemo saat melawan penjajahan di Indonesia. Dia menyebut keduanya merupakan sosok teladan yang sikapnya dibutuhkan oleh negara ini.

''Patriotisme, keberpihakan kepada rakyat, kedulatan tanpa syarat dan perang kepada kebatilan. Di saat hampir semua elit negeri ini duduk satu meja dengan kolonialisme, Sudirman menolaknya dan melakukan perlawanan di hutan Jawa,'' tutur Tisa.

''Wahai Pak Dirman dan Pak Cum, tengoklah kami saat ini, bercanda di atas kegaduhan, berebut di balik ketidakadilan, berbahagia di dalam kesewenangan. Kalian dan kami hanya ada dalam doa, gambar dan dongeng di antaranya. Lebih baik dibom atom daripada merdeka tidak 100 persen. Terima kasih,'' sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Nining juga memberikan kenangan-kenangan berupa patung miniatur Jenderal Soedirman serta buku terbaru Sejarah Perjuangan Jendral Besar Soedirman yang diterbitkan oleh Yayasan Panglima Besar Jenderal Soedirman kepada Prabowo Subianto sebagai tanda dukungan perjuangannya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww