Loading...    
           

Setelah Dipanggil Polda Metro, Dahnil Anzar Merasa Apa yang Diingatkan Haedar Nashir Benar-benar Terjadi

Setelah Dipanggil Polda Metro, Dahnil Anzar Merasa Apa yang Diingatkan Haedar Nashir Benar-benar Terjadi
Dahnil Anzar Simanjuntak. (dok)
Senin, 26 November 2018 07:27 WIB
JAKARTA - Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, pihaknya telah dikerjai melalui kegiatan Apel dan Kemah Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia di Prambanan yang diinisiasi Kemenpora tahun 2017 lalu.

Dikutip dari kumparan.com, padahal kata Dahnil, pihaknya bersedia dilibatkan dalam kegiatan tersebut justru karena ingin menolong memperbaiki citra Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ketika itu dinilai sebagian masyarakat Muslim sebagai pemimpin anti-Islam.

''Kasus ini seperti dicari-cari tiba-tiba seolah-olah kami itu melakukan korupsi padahal sejak awal komitmen membantu pemerintah terhadap kondisi saat itu presiden Jokowi dianggap anti-Islam,'' jelasnya di sela-sela Sidang Tanwir di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ahad (25/11).

Sebelum terlibat acara tersebut, pihaknya juga sempat berkonsultasi dengan tokoh-tokoh Muhammadiyah termasuk Ketua Umum Pengurus Pusat, Haedar Nashir. Dahnil masih ingat betul nasihat Haedar saat itu meminta dirinya agar berhati-hati ketika memutuskan terlibat dalam kegiatan tersebut.

''Berdasarkan nasihat tokoh. Sudahlah, Pemuda Muhammadiyah jangan terlalu keras. Nanti bantu saja sedikit. Kemudian nasihat Pak Haedar Nashir waktu itu hati-hati, nanti dikerjai,'' bebernya.

Selanjutnya Dahnil merasa nasihat Haedar benar-benar terjadi setelah dipanggil oleh Polda Metro Jaya pada Jumat (23/11). Polisi memanggil Dahnil untuk menyelidiki pertanggungjawaban pengunaan anggaran kegiatan Kemenpora yang mana Pemuda Muhammadiyah ikut menjadi peserta.

''Akhirnya kami ikut membantu. Tetapi sekarang faktanya kami seperti dikerjai,'' tambah Dahnil.

Selain itu, Dahnil juga melihat ada beberapa kegiatan yang tak sesuai perencanaan. Misalnya kegiatan pengajian yang telah diajukan sebelumnya, justru berisi apel. Ketidaksesuaian realisasi kegiatan kemudian digunakan oleh PP Pemuda Muhammadiyah sebagai dasar hukum pengembalian dana dari Kemenpora.

''Jadi akhirnya karena secara hukum sebenarnya yang kami ajukan adalah pengajian kemudian realisasi jadi apel. Nah, di situ kontraknya menyebutkan kalau pengajian tidak dilaksanakan maka uang secara hukum perjanjiannya maka batal,'' terangnya.

Sementara pengembalian uang Rp2 miliar tersebut tak lain terkait harga diri Muhammadiyah dan PP Pemuda Muhammadiyah.

''Maka kami memutuskan, secara hukum kami harus mengembalikan uang Rp2 miliar itu,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:SerbaSerbi

Loading...
GoSumbar.com Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi Perempuan di Polman Minum Kopi Tubruk 5 Gelas Sehari, Begini Kondisinya
GoSumbar.com Terobos Kobaran Api Selamatkan Kakeknya, Bocah 6 Tahun Tewas Terbakar, Negara Berikan Medali Keberanian
GoSumbar.com 8 Tewas Akibat Bus Tabrak Truk Tangki di Lintas Sumatera, Ini Identitas Korban
GoSumbar.com Polisi Tertelungkup di Atas Kap Mobil dan Terseret 200 Meter, Ini Penjelasan Polda Metro
GoSumbar.com Asap Kiriman Indonesia Liburkan 500 Sekolah di Malaysia
GoSumbar.com Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal dalam Status Terpidana Korupsi
GoSumbar.com Tak Punya Ongkos Pulang ke Rumah, Siswa MTs Numpang Truk Tanah, Tergelincir Saat Naik dan Tergilas Ban
GoSumbar.com Kenal Lewat Medsos, Ketemu dan Main Ludo di Kamar Hotel, Wanita 24 Tahun Digilir dan Dirampok, 2 Pelaku Ditembak Polisi
GoSumbar.com Kemendikbud Terbitkan 2 Aturan Dana BOS Afirmasi dan Kinerja
GoSumbar.com Suhu di Padang Sangat Dingin, 18 Derajat Celsius, Ini Penjelasan BMKG
GoSumbar.com Ribuan Ikan dengan Tulang Retak dan Mata Copot Terdampar, Warga Ambon Ketakutan Bakal Datang Tsunami
GoSumbar.com Hapuskan Label Halal Daging Impor, Permendag 29/2019 Tabrak UU Jaminan Produk Halal
GoSumbar.com Numpang Nonton di Rumah Tetangga, Gadis 13 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Jasadnya Ditemukan dalam Karung
GoSumbar.com Pemerintah Didesak Cabut Permendag yang Tak Wajibkan Daging Impor Berlabel Halal
GoSumbar.com Terbitkan Aturan Daging Impor Tak Wajib Label Halal, Menteri Perdagangan Dinilai Tak Hormati Umat Islam
GoSumbar.com Busyro Khawatir Revisi UU KPK Sebagai Bayaran Jokowi
GoSumbar.com Serangan Drone Hancurkan Kilang Minyak Arab Saudi, Pasokan Terganggu 5,7 Juta Barel Per Hari
GoSumbar.com Tanggapi Revisi UU KPK, Mahfud: RUU Harus Masuk Prolegnas, Tak Bisa Dibahas Tiba-tiba
wwwwww