Aparat TNI dan Polri Baku Tembak dengan KKB 7 Jam, 2 Orang Tewas

Aparat TNI dan Polri Baku Tembak dengan KKB 7 Jam, 2 Orang Tewas
Ilustrasi. (int)
Minggu, 04 November 2018 12:57 WIB
JAYAPURA - Aparat TNI dan Polri baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Popome, Papua, Sabtu (3/11/2018). Dua anggota KKB yang merupakan anak buah Puron Wenda, tewas dalam baku tembak tersebut.

Dikutip dari merdeka.com, aparat TNI-Polri juga berhasil merebut kembali dua senjata api yang sempat dirampas KKB.

''Memang betul, dari laporan yang diterima terungkap selain merampas kembali dua senpi organik Polri dari tangan KKB juga dua anak buah Puron Wenda tewas dalam kontak senjata yang terjadi Sabtu (3/11),'' kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal kepada Antara di Jayapura, seperti dikutip dari Antara, Ahad (4/11).

Kombes Ahmad Kamal mengatakan, kedua senpi yang berhasil direbut adalah senapan serbu/SS 1 dan satu pucuk senpi jenis jungle/US Carabine beserta 341 butir peluru berbagai jenis. Sedangkan anggota KKB yang tewas yaitu Gomes dan Kulomabuk.

''Khusus Kulomabuk terlibat dalam aksi penyerangan Polres Pirime tahun 2012 lalu yang menewaskan tiga anggota polsek termasuk Kapolsek Pirime Ipda Rofli Takubesi,'' kata Kombes Kamal.

Dia mengatakan, kontak tembak itu terjadi saat tim gabungan TNI dan Polri yang dipimpin Kapolres Lanny Jaya, AKBP Tony Ananda, sedang mengevakuasi jenazah Yanmar (42) tukang ojek yang tewas ditembak di Popome, Sabtu (3/11).

''Kedua senpi itu diduga merupakan hasil rampasan dari Polsek Pirime,'' ujar Kamal.

Dia memastikan, kontak tembak yang berlangsung sekitar tujuh jam itu tidak ada petugas yang menjadi korban. Hanya saja, dua kendaraan yang digunakan mengalami kerusakan akibat ditembak KKB.

Evakuasi jenazah Yanmar yang berprofesi sebagai tukang ojek berhasil dilakukan dan saat ini jenazahnya sudah berada di Wamena. Dijadwalkan jenazah tukang ojek akan dievakuasi ke Makassar melalui Jayapura, hari ini.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww