Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Otong Tewas Usai Ditangkap dan Kepalanya Dibungkus Lakban, Polisi Sebut Karena Sesak Napas
Peristiwa
16 jam yang lalu
Otong Tewas Usai Ditangkap dan Kepalanya Dibungkus Lakban, Polisi Sebut Karena Sesak Napas
2
Viral Pedagang Nangis Dilarang Jualan Usai Tegur 'Istri Wakapolda'
Peristiwa
16 jam yang lalu
Viral Pedagang Nangis Dilarang Jualan Usai Tegur Istri Wakapolda
3
Otong Tewas Diduga Disiksa Polisi, Jokowi dan DPR Didesak Revisi KUHAP
Hukum
16 jam yang lalu
Otong Tewas Diduga Disiksa Polisi, Jokowi dan DPR Didesak Revisi KUHAP
4
Tito Karnavian: Air Wudhu Tidak Membunuh Virus Corona
Kesehatan
16 jam yang lalu
Tito Karnavian: Air Wudhu Tidak Membunuh Virus Corona
5
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
Hukum
20 jam yang lalu
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
6
Akibat Pandemi, Ratusan Mama Muda Bakal jadi Janda Baru
Peristiwa
15 jam yang lalu
Akibat Pandemi, Ratusan Mama Muda Bakal jadi Janda Baru
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Gara-gara Panen Cengkeh, Pemuda 20 Tahun dan Nenek 65 Tahun Saling Jatuh Cinta, Nanti Malam Menikah

Gara-gara Panen Cengkeh, Pemuda 20 Tahun dan Nenek 65 Tahun Saling Jatuh Cinta, Nanti Malam Menikah
Muh Idris dan Inade. (tribunnews)
Rabu, 24 Oktober 2018 08:26 WIB
SIDRAP - Pasangan beda usia 45 tahun, yakni Muh Idris (20) dan Inade (65), akan melangsungkan pernikahan nanti malam, Rabu (24/10/2018). Pernikahan keduanya rencananya digelar di Desa Corawali, Kecamatan Panca Lautang, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dikutip dari tribunnews.com, rencana pernikahan Idris dengan Inade viral di media sosial. Foto-fotonya telah tersebar luas di Facebook. Satu diantaranya diunggah pengguna akun Facebook Asni, yang juga menyertakan keterangan.

Rencana pernikahan Inade, warga Desa Corawali, Kecamatan Panca Lautang itu menarik perhatian warga karena calon suaminya, Muh Idris, asal Kabupaten Enrekang, terlalu muda.

Rencana pernikahan pasangan Inade dengan Idris juga dibenarkan Imam Desa Corawali, Alimuddin Akib.

Menurut penuturan Alimuddin, Inade merupakan seorang janda. Suaminya meninggal pada 2011 lalu.

''Iya, benar keduanya akan menikah. Saat ini tengah dilakukan persiapan oleh pihak keluarga kedua mempelai,'' kata Alimuddin, kepada TribunSidrap.com, Senin (22/10/2018).

Pernikahan keduanya kata dia, bakal digelar pada Rabu (24/10/2018) malam di rumah Inade di Desa Corawali.

''Saya sendiri yang akan menikahkan keduanya. Berkas pernikahan sudah mereka lengkapi,'' ujarnya.

Alimuddin menceritakan, kisah cinta keduanya berawal saat Muh Idris ikut kerabatnya memanen cengkeh di Siwa, Kabupaten Wajo.

Lahan cengkeh tersebut diketahui milik Inade. Janda yang ditinggal mati suaminya pada 2011 itu, memang dikenal memiliki sejumlah lahan cengkeh di daerah tersebut.

''Idris menjadi buruh pemetik cengkeh di kebun Inade. Sejak pertemuan itu, keduanya jatuh cinta dan sepakat melangkah ke pelaminan,'' ujarnya.

Saat ini kata Alimuddin, tenda pelaminan keduanya sudah terpasang di rumah Inade di Desa Corawali.

Desa tersebut terletak sekitar 23 kilometer ke arah selatan pusat kota Kabupaten Sidrap.***

Editor : hasan b
Sumber : tribunnews.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www