Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
Nasional
13 jam yang lalu
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
2
Gelombang 2 TKA China Tiba di Sultra, Massa Aksi Dipukul Mundur Polisi
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Gelombang 2 TKA China Tiba di Sultra, Massa Aksi Dipukul Mundur Polisi
3
Tuduh Santri Calon Teroris, Pimpinan Ponpes Daarul Ilmi Tuntut Denny Siregar Dipenjarakan
Hukum
19 jam yang lalu
Tuduh Santri Calon Teroris, Pimpinan Ponpes Daarul Ilmi Tuntut Denny Siregar Dipenjarakan
4
Sebagai Negara Kepulauan Terbesar Dunia, Nelayan Indonesia Harus jadi Profesi yang Menjanjikan
Politik
19 jam yang lalu
Sebagai Negara Kepulauan Terbesar Dunia, Nelayan Indonesia Harus jadi Profesi yang Menjanjikan
5
Aneksasi Tepi Barat Palestina, PKS: Ini Kejahatan Perang yang Nyata
Internasional
19 jam yang lalu
Aneksasi Tepi Barat Palestina, PKS: Ini Kejahatan Perang yang Nyata
6
Tokoh Muda Kampar Ini Sukses Berkarier di Kejari Tanjung Jabung Jambi
Peristiwa
19 jam yang lalu
Tokoh Muda Kampar Ini Sukses Berkarier di Kejari Tanjung Jabung Jambi
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Mahasiswi Ini Ditolak Sewa Kamar Apartemen karena Berhijab

Mahasiswi Ini Ditolak Sewa Kamar Apartemen karena Berhijab
Muslimah berhijab. (okezone.com)
Selasa, 09 Oktober 2018 16:10 WIB
HAMBURG - Seorang mahasiswi ditolak menyewa kamar apartemen Airbnb di Hamburg karena mengenakan hijab.

Dikutip dari okezone.com yang melansir laman VT, Selasa (9/10/2018), mahasiswi neuroscience Inggris yang bernama Saleque ini sedang belajar di Hamburg untuk mengejar gelar PhD-nya. Dia merasa frustrasi karena ada sebuah apartemen Airbnb yang lebih dekat ke pusat kota, tapi menolaknya meski masih ada kamar yang tersedia.

Saleque segera melampiaskan kemarahannya dan menunjukkan kebijakan diskriminasi Airbnb, yang seharusnya pemilik tidak menolak tamu hanya karena berbeda ras, warna kulit, etnis, asal kebangsaan, agama, orientasi seksual, identitas gender atau status perkawinan.

Menurut Saleque kebijakan yang diberlakukan itu bisa menjadi cerminan dari pemilik Airbnb.

''Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya telah didiskriminasikan karena mengenakan hijab dan menjadi Muslim,'' tulis Saleque di akun Twitternya.

Setelah Saleque mempublish keluh kesahnya di media sosial, rekan kerja dan teman-teman Saleque langsung memulai kampanye di media sosial untuk mendukungnya. Mereka menuliskan dukungan dengan menggunakan tagar #RacistAirbnb dan #CancelClaudia.

''Salah satu mahasiswa PhD kami telah ditolak oleh pemilik Airbnb atas dasar agamanya. Pelajar kampus kami harus bebas dari diskriminasi baik di dalam maupun luar kampus!'' tulis salah seorang temannya di universitas yang sama dengan Saleque.

Tidak hanya satu orang saja yang turut mendukung Saleque. Mahasiswa lainnya pun mendukung dengan menuliskan pendapat yang serupa.

''Ini terjadi pada seorang teman dari seorang teman dan saya merasa sangat jijik. Kejiwaan imperialistik, konyol ini yang melanda banyak pendapat populer di Eropa, memberdayakan fanatik seperti ini ke dalam berpikir bahwa mereka tahu yang terbaik untuk kita...lol oke.''

Setelah ramai di media sosial, Saleque pun akhirnya menerima permintaan maaf dari Airbnb yang mendiskriminasinya.***

Editor : hasan b
Sumber : okezone.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www