Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
21 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
2
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
3
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
Kesehatan
14 jam yang lalu
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
4
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
GoNews Group
15 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
5
Indonesia Belum Siap Hadapi 'New Normal' menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
GoNews Group
17 jam yang lalu
Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
6
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
20 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Ribuan Orang Masih Terkubur di Balaroa

Ribuan Orang Masih Terkubur di Balaroa
Kondisi Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang amblas ke dalaam lumpur. (tribunnews)
Rabu, 03 Oktober 2018 16:57 WIB
PALU - Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, tenggelam ke dalam lumpur usai gempa bumi 7,4 SR, Jumat pekan lalu. Ribuan orang masih terkubur bersama rumah mereka yang amblas.

''Awalnya bumi seperti meloncat-loncat, kami sangat ketakutan. Tidak hanya itu, kemudian kami seperti diputar-putar,'' kata Nur Faidah (42), warga Perumnas Donggala Kodi yang tidak jauh dari lokasi, Rabu (3/10/2018), seperti dikutip dari tribunnews.com.

''Kawasan Balaroa belum ada yang menyentuh, kondisi saat ini asli. Warga korban masih di dalam tanah ini,'' kata Oskar, warga Palu.

Oskar menyebutkan, ribuan orang yang tinggal di kawasan ini terkubur hidup-hidup. Mereka tidak dapat menyelamatkan diri.***/ad

Editor : hasan b
Sumber : tribunnews.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www