Bidan yang Terpental 2 Kali Saat Gempa di Palu Lahirkan 3 Bayi Kembar

Bidan yang Terpental 2 Kali Saat Gempa di Palu Lahirkan 3 Bayi Kembar
Tiga bayi kembar yang dilahirkan Atina di RSUD Daya. (tribunnews)
Selasa, 02 Oktober 2018 21:13 WIB
MAKASSAR - Atina (31) yang tengah hamil tua sempat terpental dua kali saat gempa 7,4 SR mengguncang Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) pekan lalu.

Dikutip dari tribunnews.com, wanita yang berprofesi seebagai bidan itu kemudian berhasil dievakuasi ke Makassar dan melahirkan tiga bayi kembar di Rumah Sakit Umum Daerah Daya, Senin (1/10), pukul 19.13 Wita.

Atina melahirkan ketiga bayinya melalui operasi caesar. Dua dari bayinya berjenis kelamin perempuan dan seorang lagi laki-laki. Ketiganya dalam kondisi sehat dan normal.

Atina merupakan bidan di Puskesmas Gimpu, Kabupaten Sigi, sedangkan suaminya, Zaenal Abidin (37), adalah guru SMK di Sigi.

Sebelumnya, saat gempa, Jumat (28/9/2018), Atina terpental dua kali hingga sejauh 2 meter. Ia langsung dipegangi Khaeruddin, sepupunya.

''Setelah gempa itu, kami mendirikan tenda di halaman rumah. Selanjutnya saya mencari rumah sakit untuk persalinan istriku, tapi sudah 4 rumah sakit saya datangi tapi tidak bisa. Saya pun dapat informasi dari warga, bahwa yang mau ke Kota Makassar segera ke bandara agar bisa naik pesawat Hercules,'' kata Zaenal, seperti dikutip dari Kompas.com.

Sesampainya di bandara Mutiara Sis Al-Jufrie, Palu, Atina harus berkali-kali ditandu untuk naik ke pesawat Hercules milik TNI AU.

''Empat kali sempat bolak-balik dari ruang tunggu ke pesawat Hercules, saya dan sepupu menandu istriku. Keempat kalinya itu, barulah mendapat tempat di pesawat untuk dibawa ke Kota Makassar. Kami tiba, Senin (1/10/2018) sekitar pukul 14.30 Wita. Setibanya di bandara Makassar, kami langsung dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Daya untuk proses persalinan. Alhamdulillah, tiga bayi kembarku lahir sekitar pukul 19.13 Wita,'' jelasnya.

Sementara Atina dan suami serta sepupunya mengungsi, dua anaknya, Akila (7) dan Abizae (4), dititipkan ke keluarga di Kabupaten Parigi Montong, Sulteng.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww