Ustaz Abdul Somad Dipersekusi, Ketua MPR Ajak Masyarakat Lakukan Pembelaan

Ustaz Abdul Somad Dipersekusi, Ketua MPR Ajak Masyarakat Lakukan Pembelaan
Ustaz Abdul Somad. (dok)
Selasa, 11 September 2018 22:28 WIB
JAKARTA - Ketua MPR Zulkifli Hasan prihatin dengan persekusi yang dilakukan kelompok tertentu terhadap Ustaz Abdul Somad belum lama ini. Karena itu, Zulkifli menegaskan, dirinya berada di barisan terdepan untuk membela Ustaz Abdul Somad.

Dikutip dari merdeka.com, Zulkifli juga mengajak masyarakat melakukan pembelaan terhadap UAS. '''Itu harus kita bela, tidak banyak ulama sekaliber Ustaz Somad,'' kata Zulkifli di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (11/9).

Dia menilai Ustaz Abdul Somad selalu menyampaikan pesan-pesan persatuan dalam ceramah-ceramahnya. Karena itu, kata dia, Ustaz Somad layak dibela.

''Ilmunya dalam, yang disampaikan memperkuat persatuan, saling menghormati,'' jelasnya.

Untuk diketahui, Ustaz Abdul Somad mendadak membatalkan safari dakwahnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hal tersebut diungkapkan Ustaz Somad dalam akun media sosialnya @ustadzabdulsomad.

Dalam unggahannya itu, Ustaz Abdul Somad mengaku terpaksa membatalkan agar tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

''Beban panitia yang semakin berat. Kondisi psikologis jemaah dan saya sendiri. Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi,'' ucap Somad, Selasa (4/9).

Kabar itu mendapatkan tanggapan beragam. Namun mayoritas pengguna internet menyayangkan adanya ancaman berujung pembatalan ceramah ustaz kondang itu.

Wakil Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait kasus ancaman dan intimidasi terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS).

''Sampai hari ini kita belum terima laporan tersebut terkait dengan masalah itu,'' kata Ari Dono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9).

Ari Dono menegaskan, pihaknya akan menerima laporan semua pihak. Termasuk laporan dari UAS. Dia menjamin, laporan itu pasti ditindaklanjuti.

''Sebenarnya kalau ada laporannya kita tindaklanjuti, siapa sih yang keberatan di mana yang ditolak,'' ucapnya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww