Jokowi Janji Naikkan Tunjangan TNI-Polri Juli, Mantan Kasum: Sekarang 10 September, Jangan-jangan Bohong Lagi

Jokowi Janji Naikkan Tunjangan TNI-Polri Juli, Mantan Kasum: Sekarang 10 September, Jangan-jangan Bohong Lagi
Mantan Kasum Johannes Suryo Prabowo. (mediaindonesia)
Senin, 10 September 2018 13:20 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah menjanjikan bahwa tunjangan anggota TNI-Polri akan dinaikkan pemerintah pada Juli 2018. Namun hingga kini janji itu belum juga direalisasikan.

Dikutip dari tribunvideo, mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Johannes Suryo Prabowo, melalui akun Twitter-nya, @marierteman, Senin (10/9/2018), menagih janji Presiden tersebut.

''Sekarang tanggal 10 September 2018, kurs dollar AS sudah naik terus, harga apa saja juga sudah naik,'' tulis Suryo Prabowo.

''Jadi apa nggak ya? Gaji pokok naik 16%, uang lauk pauk naik Rp15 ribu, renumerasi naik jadi 70%?" tweet Suryo Prabowo.

Suryo Prabowo khawatir janji tersebut tidak direalisasikan Jokowi. ''Jangan-jangan bohong lagi!'' tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi mengumunkan tunjangan kinerja TNI dan Polri akan naik sebesar 70 persen yang diterima Juli 2018. Hal tersebut disampaikan saat Jokowi memberi sambutan di acara buka bersama personel TNI dan Polri di Lapangan Mabes TNI Jakarta Timur, Selasa (5/6/2018).

''Nanti ditunggu, bulan Juli ada gaji ke-13. Selain itu, juga akan saya umumkan kenaikan tunjangan kinerja yang akan diberikan bulan Juli,'' ujar Jokowi dikutip dari Kompas.com.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww