Pesawat Dimonim Air Jatuh di Pegunungan Bintang, 8 Penumpang Tewas, 1 Anak Selamat

Pesawat Dimonim Air Jatuh di Pegunungan Bintang, 8 Penumpang Tewas, 1 Anak Selamat
Pesawat Dimonim Air. (detik.com)
Minggu, 12 Agustus 2018 10:31 WIB
JAKARTA - Pesawat Dimonim Air yang hilang Sabtu (11/8), akhirnya ditemukan jatuh di Pegunungan Bintang, Papua. Delapan dari sembilan penumpangnya dinyatakan tewas.

''Dari sembilan penumpang, delapan meninggal dunia, dan satu masih hidup, anak-anak,'' kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto, Ahad (12/8), seperti dikutip dari republika.co.id.

Menurut Setyo, korban yang masih hidup bernama Junaidi tersebut dievakuasi ke Distrik terdekat, yakni distrik Oksibil pada Ahad (12/8) pagi. Sedangkan, untuk delapan korban lainnya yang tewas masih dilakukan evakuasi. 

''Saat ini tim sedang proses evakuasi jenazah yang lain,'' kata Setyo.

Adapun nama-nama penumpang Pesawat Dimonim Air dalam kecelakaan tersebut sebagai berikut:

1. Lessie (Pilot);

2. Wayan Sugiarta (Co Pilot);

3. Sudir Zakana (penumpang);

4. Martina Uropmabin (Penumpang);

5. Hendrikus Kamiw (penumpang);

6. Lidia Kamiw (penumpang);

7. Jamaludin (penumpang);

8. Naimus (penumpang);

9. Junaidi (penumpang anak-anak), ditemukan selamat.

Pada hari Sabtu tanggal 11 Agustus 2018, telah dilaporkan pesawat milik PT. Martha Buana Abaadi PK – HVQ TIPE PAC 750XL dengan rute penerbangan dari Bandara Tanah Merah – Bandara Oksibil hilang kontak. Informasi tersebut diperoleh dari Kapospol Bandara Bripka Fardiansyah melalui pihak Tower Bandara Oksibil.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal melalui keterangan yang diterima Republika menjelaskan, Sabtu pukul 13.50 WIT, pesawat Dimonim Air terbang dari Bandara Tanah Merah Kabupaten Boven Diguel menuju Bandara Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang. Sekitar Pukul 14.17 WIT, pesawat Dimonim Air melakukan kontak komunikasi dengan pihak Tower Bandara Oksibil.

''Keterangan dari pihak Tower Bandara Oksibil bahwa Pesawat Dimonim Air seharusnya sudah mendarat di Bandara Oksibil pada pukul 14.30 WIT namun hingga pesawat hilang kontak,'' kata Kamal.

Tindakan kepolisian yang dilakukan yakni menerima laporan dan melakukan koordinasi dengan pihak Tower Bandara Oksibil, TNI, Basarnas Kab Pagubin, Pemda Oksibil dan petugas melakukan pencarian. Akhirnya pada Ahad (12/8) pesawat tersebut ditemukan.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww