Ini Sosok Imam yang Tetap Khusyuk Pimpin Shalat Saat Gempa 7,0 SR Mengguncang

Ini Sosok Imam yang Tetap Khusyuk Pimpin Shalat Saat Gempa 7,0 SR Mengguncang
Syekh Arafat Mahnabi Al Yamani tetap khusyuk memimpin shalat Isya saat gempa 7,0 SR mengguncang NTB dan Bali, Minggu (5/8) malam. (tribunnews)
Senin, 06 Agustus 2018 22:56 WIB
JAKARTA - Video yang memperlihatkan seorang imam tetap khusyuk memimpin shalat Isya di Musala As-Syuhada Bali, saat gempa 7,0 skala richter (SR) mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali, Ahad (5/8) malam, viral di media sosial.

Dikutip dari tribunnews.com, pada Minggu malam, tempat ibadah ini tengah menggelar siaran langsung via fitur Live Facebook. Dalam video yang diunggah akun Facebook Musholla As-Syuhada Blk itu, terekam detik-detik terjadinya gempa hingga guncangan usai.

Awalnya salat berjamaah di musala itu berjalan khitmad pada rekaat pertama.Namun di tengah-tengah rakaat kedua guncangan gempa mulai dirasakan para jamaah. Tak terkecuali oleh sang imam yang sedang memimpin shalat.

Kepanikan jamaah mulai terlihat ketika video memasuki menit kelima. Seorang jamaah yang berdiri tepat di belakang imam merasakan adanya guncangan kuat.

Tak lama kemudian beberapa jamaah memilih meninggalkan tempat shalat dan berhamburan ke luar masjid.

Sedangkan dua makmum dan imam masih terlihat melanjutkan shalat. Sang imam terus melantunkan bacaan ayat suci dalam shalatnya.

Imam itu berusaha tetap berada di tempat shalatnya meski tubuhnya terus diguncang.Ia berusaha melanjutkan shalat dengan menyandarkan tangannya ke dinding.

Tangan kirinya disandarkan ke tembok untuk menopang tubuhnya agar tetap berdiri dalam shalat. Mulutnya terus melantunkan ayat-ayat Allah. Ia kemudian membaca Ayat Kursi.

''Allahu laa ilaaha illa huwal hayyul qayyum. Laa ta’khudzuhuu sinatuw wa laa nauum (Allah, tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur).''

Sejak diunggah video ini banyak mencuri perhatian netizen di dunia maya.Netizen banyak memuji sikap imam dan jamaah yang tetap melanjutkan ibadah kepada Tuhan di tengah guncangan gempa. 

Banyak yang penasaran dengan sosok imam tersebut. Berdasarkan informasi yangh dihimpun Tribun, imam tersebut bernama Syekh Arafat Mahnabi Al Yamani.

Arafat bukanlah imam tetap di musala yang terdapat di Jl Imam Bonjol Denpasar Bali itu.Menurut keterangan jamaahnya, Arafat kadang datang kadang pergi.

Bacaan Al Quran-nya yang fasih dan kedalaman ilmu agamanya menjadikan warga mempercainya sebagai imam setiap kali ia datang ke musala itu. Arafat juga menolak dipublikasikan karena takut riya.

Jamaah Berhamburan

Sebelumnya juga diberitakan sebuah video yang merekam detik-detik terjadinya gempa di sebuah Masjid Agung Bali beredar luas di media sosial.

Jamaah berhasil menyelamatkan diri sebelum atap bangunan runtuh.Dalam video memperlihatkan suasana Masjid Agung Bangli, Bali ketika shalat berjamaah berlangsung.

Awalnya jamaah tampak khusyuk menjalankan salat. Kemudian seorang jamaah terlihat mulai panik ketika goncangan gempa mulai terasa di dalam masjid.

Tak lama kemudian seorang jemaah lari meninggalkan barisan shalat atau shaf.Hal itu kemudian diikuti jamaah lainnya yang mulai mendengar suara gemuruh dari atap masjid.

Semua jamaah akhirnya berhamburan untuk menyelamatkan diri. Tak lama berselang dari arah atas jatuh reruntuhan bangunan, diduga plafon.

Beruntung seorang pria paruh baya yang sempat tertinggal berhasil diselamatkan.Pria paruh baya itu berhasil dituntun seorang jamaah lainnya sebelum atap rubuh.

Video itu beredar luas setelah diunggah akun Instagram Punapibali pada Minggu (5/8/2018).***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww