Dicopot karena Selingkuh dengan Bawahan, Kapolres Minta Maaf Sambil Menangis

Dicopot karena Selingkuh dengan Bawahan, Kapolres Minta Maaf Sambil Menangis
Kapolres Pangkep AKBP Bambang Wijanarko. (merdeka.com)
Kamis, 12 Juli 2018 16:03 WIB
JAKARTA - AKBP Bambang Wijanarko dicopot sebagai Kapolres Pangkep, Sulawesi Selatan, karena diduga berselingkuh dengan bawahannya.

Dikutip dari merdeka.com, Kapolda Sulsel Irjen Polisi Umar Septono, mengakui Bambang Wijanarko dicopot sebagai Kapolres Pangkep karena kasus dugaan perselingkuhan.

Dikatakannya, kasus perselingkuhan tersebut terungkap bukan karena ada laporan dari seseorang, melainkan atas penyelidikan tim internal Propam Polda Sulsel.

''Karena semua personel Polri kita awasi perilakunya sebagai perwujudan program promoter menuju Polri yang dipercaya,'' kata Irjen Pol Umar Septono kepada merdeka.com, Kamis (12/7).

Dia menegaskan, untuk mewujudkan program tersebut, prilaku anggota Polri harus baik. Apalagi di level pimpinan harus bisa menjadi contoh.

''Maka prilakunya harus baik terutama level pimpinan harus dapat jadi contoh. Maka sedikit ada gejala prilaku yang tidak pantas langsung kita ambil tindakan. Kecepatan dan ketegasan diperlukan agar tidak menular dan merusak nama baik Polri,'' katanya.

Dalam rekaman video serah terima jabatan Kapolres Pangkep yang beredar di media sosial, AKBP Bambang Wijanarko terlihat memberikan sambutan sambil menangis di depan anak buahnya.

Kepada anak buahnya, dia meminta maaf atas semua kesalahan yang pernah dilakukannya.

''Saya manusia biasa tak luput dari kesalahan. Raga saya bisa tidak di sini tapi hati dan jiwa saya bersama rekan-rekan semua. Maafkan saya, kita sudah jadi keluarga, bukan atasan bawahan tapi keluarga, saya mohon maaf atas nama pribadi dan keluarga saya, semoga Allah SWT masih memberi saya kesempatan lagi bersama-sama rekan-rekan dalam penugasan lain,'' katanya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww