12 Remaja Thailand Dibius dan Dibungkus Sebelum Dibawa Menyelam Keluar Gua

12 Remaja Thailand Dibius dan Dibungkus Sebelum Dibawa Menyelam Keluar Gua
Dua belas remaja Thailand dibius sebelum dibawa menyelam untuk mengeluarkannya dari gua. (merdeka.com)
Kamis, 12 Juli 2018 20:13 WIB
BANGKOK - Sebanyak 12 remaja pemain sepakbola dan pelatihnya yang terjebak dalam Gua Tham Luang di Thailand, akhirnya berhasil diselamatkan semuanya. Sebelum dibawa menyelam untuk keluar dari gua, mereka dibius dan dibungkus.

Dikutip dari merdeka.com, banyak yang penasaran tentang cara tim penyelamat membawa 12 anak tersebut keluar gua secara bertahap.

Sehari pasca operasi penyelamatan, mulai banyak yang membuat spekulasi terkait proses penyelamatan anak-anak tersebut. Hal itu akhirnya mendorong seorang penyelamat mengungkapkan bagaimana prosesnya.

Menurut penyelam dari Angkatan Laut Thailand yang ikut dalam operasi penyelamatan, anak-anak itu telah dibius sebelum melintasi perjalanan sejauh 5 kilometer sampai ke mulut gua.

''Beberapa dari mereka tertidur, ada juga yang menggerakkan jari-jari mereka (mungkin) karena grogi. Tetapi mereka bisa bernapas,'' kata Komandan AL, Chaiyananta Peeranarong, dikutip dari Straits Times, Kamis (12/7).

''Tugas kami adalah memindahkan mereka. Anak-anak itu dibungkus dan dibawa dengan tandu saat dipindahkan. Namun keadaan mereka tetap dipantau secara berkala oleh para dokter penyelam di sepanjang rute keluar,'' tambahnya.

Chaiyananta mengungkapkan bahwa hanya pelatih tim sepak bola yang dikeluarkan dengan cara menyelam sendiri tanpa bantuan. Pelatih bernama Ekkapol Chantawong (25 tahun) merupakan satu-satunya orang dewasa yang terperangkap bersama anak-anak tersebut.

Saat ini, semua korban yang terjebak dalam gua berada dalam kondisi baik. Mereka dikarantina di rumah sakit untuk menjalani serangkaian pemeriksaan.

''Semuanya berada dalam kondisi fisik dan mental yang baik,'' kata Sekretaris Kesehatan Umum, Dr Jaseda Chokedamrongsuk dalam sebuah konferensi pers.

''Anak-anak itu dalam kondisi sadar, bisa makan, bergerak dan berbicara seperti biasa,'' tambahnya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww