Arab Saudi Tak Menyangkal Terlibat Kasus 1MDB, Mahathir Mohamad Mengaku Kecewa

Arab Saudi Tak Menyangkal Terlibat Kasus 1MDB, Mahathir Mohamad Mengaku Kecewa
Najib Razak (tengah). (independent.co.uk)
Jum'at, 06 Juli 2018 12:10 WIB
KUALA LUMPUR - Arab Saudi tak menyangkal terlibat kasus 1MDB yang menjerat mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak. Hal itu membuat PM Malaysia Mohathir Mohamad kecewa.

Dikutip dari republika.co.id, namun Mahathir telah memastikan negara itu sejauh ini tidak terbukti terlibat. ''Jadi, kita tidak bisa menuduh Arab Saudi, kecuali, tentu saja, ada bukti bahwa Arab Saudi telah mencoba ikut campur dalam politik Malaysia," kata Mahathir kepada Aljazirah, Kamis (5/7).

Menurutnya, kasus penuntutan terhadap Najib harus sesuai dengan undang-undang yang berlaku. ''Undang-undang harus digunakan dan jika jaksa agung menemukan bukti yang cukup dari tindakan kriminal itu, maka jaksa bisa mengambil keputusan,'' jelasnya.

''Salah satu janji kami (dalam pemilu) adalah kami akan menghormati pemisahan kekuasaan antara legislatif, eksekutif, dan yudikatif, jadi saya tidak dapat mencampuri apa yang ingin dilakukan oleh jaksa agung,'' ungkap Mahathir.

Najib telah membantah tuduhan korupsi terkait hilangnya empat miliar dolar AS dari dana investasi negara 1MBD. Diduga dana sebesar 700 juta dolar AS telah ditransfer dari SRC International, bekas anak perusahaan 1MDB, ke akun pribadi Najib.

Najib mengatakan uang itu adalah sumbangan dari keluarga kerajaan Arab Saudi, yang telah dikembalikannya.

Pemerintahan baru Mahathir membuka kembali penyelidikan kasus Najib yang sebelumnya telah dihentikan saat Najib masih berkuasa. Satuan tugas khusus untuk menangani kasus tersebut juga telah dibentuk.

Sejauh ini, polisi telah menginterogasi sejumlah politisi, serta istri Najib, Rosmah Mansour, dan anak tirinya, Riza Aziz. Pihak berwenang Malaysia juga telah membekukan ratusan rekening bank yang diyakini terkait dengan 1MBD.

Najib Dibebaskan

Sementara Najib Razak dibebaskan setelah mendapat jaminan dari dua anaknya, yang membayar sebagian dari jaminan 1 juta ringgit, yang ditetapkan Mahkamah Tinggi Kualalumpur, pada Rabu (4/7). Jaminan tersebut dibayarkan oleh Mohd Norashman Najib dan Nooryana Najwa Najib di bank dalam gugus mahkamah Kualalumpur itu.

Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur memastikan jaminan 1 juta ringgit dikenakan kepada Najib Razak dengan dua penjamin serta mereka perlu menyerahkan paspor diplomatik dan paspor umum. Jaminan tersebut dibayar secara angsuran pada Rabu (4/7) dan Senin (9/7) depan.

Najib Razak meninggalkan pekarangan mahkamah di Jalan Duta Kualalumpur itu dengan kendaraan Toyota Vellfire putih pada pukul 15.30. Dia menyatakan tidak bersalah atas tiga tuduhan penyalahgunaan uang dan korupsi uang berjumlah 42 juta ringgit terkait perusahaan SRC International Sdn Bhd.

''Jika ini harga yang saya terpaksa bayar karena 42 tahun mengabdi untuk rakyat dan negara, saya akan rela,'' kata Najib Razak kepada media.

Najib mengatakan dakwaan itu, yang dihadapinya pada Rabu, adalah kehendak pemerintah baru.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww