Loading...    
           

Terjebak dalam Gua 9 Hari, 12 Remaja Pesepakbola Ditemukan Kelaparan, Belum Bisa Dievakuasi

Terjebak dalam Gua 9 Hari, 12 Remaja Pesepakbola Ditemukan Kelaparan, Belum Bisa Dievakuasi
Tim sepakbola yunior Thailand yang terjebak dalam gua. (merdeka.com)
Rabu, 04 Juli 2018 11:39 WIB
BANGKOK - Dua penyelam berhasil menemukan 12 remaja anggota tim sepakbola yunior Thailand dan seorang pelatihnya yang terjebak dalam gua selama sembilan hari.

''Mereka ditemukan oleh dua penyelam Inggris di sebuah celah dalam gua setelah tim penyelamat melakukan operasi penyelamatan secara gencar di gua-gua Tham Luang, Chiang Rai,'' demikian diberitakan oleh BBC, Selasa (3/7), seperti dikutip dari merdeka.com.

Meski sudah ditemukan, korban masih harus berhadapan dengan tantangan lain. Mereka harus keluar dari celah dalam gua dengan cara menaiki tempat lebih tinggi sebab akses air dan lumpur semakin lama semakin naik.

Saat ini, pihak keluarga menaruh harapan besar kepada dua penyelam diyakini bernama Rick Stanton dan John Volanthen agar bisa mengeluarkan setiap orang dengan aman.

Meski demikian, pihak keluarga tetap menyambut gembira kabar baik ini. Mereka pun berkemah di sekitar gua untuk menyambut anak-anak mereka yang sudah berhari-hari terjebak.

Dalam sebuah video diunggah pasukan khusus Angkatan Laut Thailand SEAL, tampak detik-detik penemuan ke-13 orang oleh dua penyelam asal Inggris tersebut. Mereka sedang duduk di atas langkan dalam gua dengan bermodal pencahayaan obor.

''Berapa orang di dalam?'' tanya si penyelamat.

''Tiga belas,'' jawab korban secara bersamaan.

''Tiga belas? Ini bagus sekali,'' jawab penyelamat.

''Belum hari ini. Hanya ada dua orang di antara kami. Kami harus menyelam. Tunggu kami datang, oke? Akan ada yang menyusul tetapi saat ini kamu duluan yang ke sana,'' tambah keduanya.

''Makan, makan, makan, beritahu mereka kami semua kelaparan,'' kata salah seorang bocah.

''Sebentar lagi. Kalian adalah orang-orang kuat,'' tegas si penyelamat.

Sebagaimana diketahui, ke-13 orang itu dilaporkan hilang sejak Sabtu (23/6) lalu. Mereka terjebak di saluran air sempit sejauh 15 meter, ketika tengah merangkak keluar dari dalam Gua Tham Luang Nang Non. Diduga mereka terjebak lantaran gagal merangkak naik ke atas.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

Loading...
GoSumbar.com Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi Perempuan di Polman Minum Kopi Tubruk 5 Gelas Sehari, Begini Kondisinya
GoSumbar.com Terobos Kobaran Api Selamatkan Kakeknya, Bocah 6 Tahun Tewas Terbakar, Negara Berikan Medali Keberanian
GoSumbar.com 8 Tewas Akibat Bus Tabrak Truk Tangki di Lintas Sumatera, Ini Identitas Korban
GoSumbar.com Polisi Tertelungkup di Atas Kap Mobil dan Terseret 200 Meter, Ini Penjelasan Polda Metro
GoSumbar.com Asap Kiriman Indonesia Liburkan 500 Sekolah di Malaysia
GoSumbar.com Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal dalam Status Terpidana Korupsi
GoSumbar.com Tak Punya Ongkos Pulang ke Rumah, Siswa MTs Numpang Truk Tanah, Tergelincir Saat Naik dan Tergilas Ban
GoSumbar.com Kenal Lewat Medsos, Ketemu dan Main Ludo di Kamar Hotel, Wanita 24 Tahun Digilir dan Dirampok, 2 Pelaku Ditembak Polisi
GoSumbar.com Kemendikbud Terbitkan 2 Aturan Dana BOS Afirmasi dan Kinerja
GoSumbar.com Suhu di Padang Sangat Dingin, 18 Derajat Celsius, Ini Penjelasan BMKG
GoSumbar.com Ribuan Ikan dengan Tulang Retak dan Mata Copot Terdampar, Warga Ambon Ketakutan Bakal Datang Tsunami
GoSumbar.com Hapuskan Label Halal Daging Impor, Permendag 29/2019 Tabrak UU Jaminan Produk Halal
GoSumbar.com Numpang Nonton di Rumah Tetangga, Gadis 13 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Jasadnya Ditemukan dalam Karung
GoSumbar.com Pemerintah Didesak Cabut Permendag yang Tak Wajibkan Daging Impor Berlabel Halal
GoSumbar.com Terbitkan Aturan Daging Impor Tak Wajib Label Halal, Menteri Perdagangan Dinilai Tak Hormati Umat Islam
GoSumbar.com Busyro Khawatir Revisi UU KPK Sebagai Bayaran Jokowi
GoSumbar.com Serangan Drone Hancurkan Kilang Minyak Arab Saudi, Pasokan Terganggu 5,7 Juta Barel Per Hari
GoSumbar.com Tanggapi Revisi UU KPK, Mahfud: RUU Harus Masuk Prolegnas, Tak Bisa Dibahas Tiba-tiba
wwwwww