Loading...
Home >  Artikel >  SerbaSerbi

Baru Kenal di FB, Mau Saja Diajak ke Rumah, Siswi SMP Digilir 2 Pemuda 6 Hari di Tempat Berbeda

Baru Kenal di FB, Mau Saja Diajak ke Rumah, Siswi SMP Digilir 2 Pemuda 6 Hari di Tempat Berbeda
Ilustrasi. (merdeka.com)
Selasa, 03 Juli 2018 07:42 WIB
PALEMBANG - Nasib tragis dialami F, seorang siswi SMP di Palembang, Sumatera Selatan. Remaja berusia 15 tahun itu disekap dan dirudapaksa (diperkosa) selama 6 hari oleh dua pemuda.

Dikutip dari merdeka.com, dua pria yang memperkosanya, yakni TM (22) dan HN (22), ternyata baru dikenalnya melalui media sosial Facebook (FB).

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Kepada petugas, F mengaku peristiwa itu terjadi saat dirinya bertemu dengan kedua korban setelah berkenalan di FB, Senin (26/6). Awalnya, dia bertemu dengan TM dan diajak ke rumahnya di Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Lantaran dijanjikan bertemu dengan orangtua pelaku, korban mau saja. Ternyata, di sana korban disekap dan dipaksa berhubungan badan.

''Saya sudah menolak, lari terus ditangkapnya lagi,'' ungkap korban F saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Senin (2/7).

Keesokan harinya, korban diantar pelaku tak jauh dari rumahnya. Tak lama, dia dijemput pelaku HN yang juga kenalan FB-nya. Korban diajak HN ke rumah orangtua pelaku. Lagi-lagi, korban mendapat perlakuan kekerasan seksual oleh pelaku. Dia disekap dan diperkosa pelaku selama lima hari.

''Saya minta pulang tak diizinkan, saya digituin (diperkosa) terus sama dia,'' kata dia.

Keberadaan korban baru diketahui keluarga setelah memergoki HN membawa korban keluar rumahnya. Sebelumnya, orangtua korban mendatangi rumah HN namun keluarganya seakan-akan menutupi keberadaan anaknya.

''Kami minta kedua orang itu ditangkap. Kami sudah cari kemana-mana, tahunya disekap oleh mereka,'' kata ibu korban saat mendampingi anaknya melapor.

Sementara itu, Kepala SPKT Polresta Palembang Iptu Herry mengatakan, laporan sudah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim untuk diproses lebih lanjut.

''Sudah kita terima, langsung ditangani penyidik PPA,'' katanya.***

Editor : hasan b
Sumber : merdeka.com
Kategori : SerbaSerbi

Loading...
www www