Siswa SMP Curi 10 Koper di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Begini Modusnya

Siswa SMP Curi 10 Koper di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Begini Modusnya
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Victor Togi Tambunan, memberikan keterangan pers di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Minggu (27/5/2018). (tribunnews.com)
Minggu, 27 Mei 2018 19:14 WIB
TANGERANG - DV, seorang remaja berusia 15 tahun yang masih duduk di bangku SMP di Tangerang, Banten, berhasil mencuri 10 koper milik penumpang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Dikutip dari tribunnews.com, pelaku berhasil ditangkap aparat Polresta Bandara Sorkarno-Hatta di kediamannya, Sabtu (26/5/2018) malam.

''Pelaku seorang remaja laki - laki berinisial DV berusia 15 tahun. Dia (DV) pelajar kelas 3 SMP,'' kata Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Victor Togi Tambunan di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (27/5/2018).

Pengungkapan kasus ini berkat hasil penyelidikan mendalam dan pemeriksaan CCTV. ''Dia warga asal Tigaraksa, Kabupaten Tangerang,'' ucapnya.

Aksi yang dilakukan pelaku tergolong nekat. Dia mencuri 10 koper di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta tanpa sepengetahuan orangtuanya.

''Orangtuanya ini bekerja sebagai pegawai swasta. Untuk kejiwaan pelaku masih kami dalami,'' kata Victor.

AKBP Viktor Togi Tambunan mengatakan, DV biasanya beraksi seorang diri. ''Dia biasanya menuju bandara dengan menggunakan mobil pribadi milik orangtuanya. Biasanya dia membawa satu koper miliknya sendiri agar petugas percaya dia merupakan salah satu penumpang,'' kata Viktor.

DV masuk melalui exit gate (pintu keluar) untuk menuju conveyor belt bagasi penumpang.

''Dia berpenampilan seolah-olah seperti penumpang. Dia mengatakan kepada petugas jika ada kopernya yang tertinggal dan hendak mengambilnya di conveyor. Setelah itu ia masuk melawan arus penumpang dan menuju conveyor belt,'' kata Viktor.

Sesampainya di conveyor belt, lanjut Viktor, DV akan mengambil koper mana pun yang melintas di depannya. Ia kemudian mengambil troli dan meletakkan koper-koper tersebut ke atas troli.

''Nah untuk kasus terakhir yang terekam CCTV ini DV menutupi dua koper curiannya dengan kopernya sendiri yang sengaja ia bawa dari rumah,'' ujar Viktor.

Setelah itu DV segera memasukkan koper-koper tersebut ke dalam mobil merk Toyota bernomor polisi B 2208 OZ miliknya dan segera meninggalkan bandara.

Kepada polisi DV mengaku tak punya maksud khusus sehingga nekat melakukan sejumlah pencurian tersebut.

''Menurut pengakuan pelaku, dia hanya suka saja dengan koper. Artinya dia ingin mengoleksinya,'' ujarnya.

Viktor mengatakan, dari keterangan DV, ia tak memiliki niat untuk menjual koper-koper tersebut. Ia hanya menyimpan koper-koper tersebut di dalam kamarnya layaknya barang koleksi.

''Pada saat kami menyambangi rumahnya di kawasan Tigaraksa, Tangerang, kami melihat koper ini tersusun di kamarnya. Lalu baju-baju yang tadinya ada di dalam koper itu dikeluarkan dan disimpan juga di dalam kamarnya," kata Viktor.

Hingga saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap remaja tersebut untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. ***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww