Ini Alasan Hakim Artidjo Alkostar Tak Pernah Takut Diancam Dibunuh dan Disantet

Ini Alasan Hakim Artidjo Alkostar Tak Pernah Takut Diancam Dibunuh dan Disantet
Hakim Agung Artidjo Alkostar. (merdeka.com)
Jum'at, 25 Mei 2018 14:52 WIB
JAKARTA - Hakim Agung yang sangat ditakuti koruptor, Artidjo Alkostar, memasuki masa pensiun pada 22 Mei 2018 karena telah berusia 70 tahun.

Dikutip dari merdeka.com, sepanjang karirnya di bidang hukum, baik sebagai advokat maupun hakim agung, dia mengaku banyak menerima ancaman ketika menangani sejumlah kasus besar. Artidjo sama sekali tidak takut dengan ancaman. Termasuk ancaman pembunuhan.

Dia mengisahkan saat menangani kasus Santa Cruz di Dili, Timor Timur (saat ini Timor Leste). Dia hampir dibunuh orang berpakaian ninja. Namun ternyata yang dilukai adalah asistennya.

''Pengalaman saya di Timtim. Pernah mau dibunuh saya jam 12 malam. Tapi, Allah melindungi saya yang didatangi oleh ninja itu, ninja tahu lah di Timtim itu siapa ninja. Itu asisten saya. Keliru. Bukan saya kebal bukan. Tapi, dia keliru. Allah melindungi saya,'' ujar Artidjo di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Jumat (25/5).

Dia melanjutkan ceritanya. Saat membela kasus penembakan misterius di Yogyakarta, ancaman pembunuhan juga menghampirinya. Namun, Artidjo tidak mempedulikannya.

''Saya pernah diancam, 'Artidjo kamu jangan sok pahlawan. Penembak misterius datang ke tempat tidur kamu','' kata Artidjo menirukan ancaman itu.

Mengapa Artidjo sama sekali tidak takut dengan berbagai ancaman? Alasannya, darah Madura yang mengalir dalam dirinya. Sejak kecil dia sudah kenyang dengan silat, berkelahi. Artidjo mengaku sering bertarung dengan celurit saat masih kecil.

''Sejak kecil saya sudah menjadi joki karapan sapi, berkelahi gulat, dan silat sudah ada di sini semuanya. Jadi, tidak memungkinkan. Darah Madura saya tidak memungkinkan untuk menjadi takut sama orang,'' ucapnya sambil terkekeh.

Darah Madura juga membuatnya tidak takut disantet. Artidjo menuturkan selama menjadi hakim agung, berbagai upaya santet ditujukan kepada dirinya.

''Kalau orang akan menyantet saya itu salah alamat juga. Katanya pernah mau disantet. Dipakai foto. Saya katakan 'wah ini mesti kelas TK ini','' kata dia.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww