Bacakan Pledoi, Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Mengaku Tak Gentar Dihukum Mati

Bacakan Pledoi, Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Mengaku Tak Gentar Dihukum Mati
Terdakwa kasus bom Thamrin Aman Abdurrahman saat menjalani sidang di PN Jaksel. (sindonews.com)
Jum'at, 25 Mei 2018 15:25 WIB
JAKARTATerdakwa kasus bom Tahmrin Aman Abdurrahman, mengaku tak takut dihukum mati. Hal itu dikatakannya di depan majelis hakim pada persidangan beragendakan pembacaan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (25/5).

Dikutip dari sindonews.com, sidang dilanjutkan pada Jumat, 1 Juni 2018 mendatang, dengan agenda tanggapan Jaksa atas pledoi terdakwa.

Dalam sidang kali ini, Aman dalam pleidoi menantang majelis hakim untuk membulatkan tekadnya dalam menjatuhkan hukum terhadapnya. Prinsip Tauhid yang dipegangnya itu bukan untuk digadaikan kepada dunia yang fana, tapi pegangan yang harus diperjuangkan dan dianut sampai mati.

''Mau vonis seumur hidup silakan atau kalian vonis mati silakan juga. Jangan ragu atau berat hati. Tidak ada sedikit pun saya gentar dan rasa takut dalam hati saya dengan hukuman zalim kalian ini,'' ujarnya saat membacakan pledoi di PN Jaksel, Jumat (25/5/2018).

Maka itu, pentolan JAD itu tak mempermasalahkan bila harus divonis mati karena dia merasa yakin kalau dia sedang dizalimi para penguasa di Indonesia.

''Di hatiku hanya bersandar pada penguasa dunia dan akhirat. Dan apa yang kalian lakukan akan dibalas Allah di dunia dan akhirat,'' katanya.

JPU sebelumnya menuntut Aman Abdurahman dengan hukuman mati. Jaksa menilai bahwa pentolan ISIS di Indonesia itu telah terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana terorisme. ***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww