Remaja Tembak Mati 8 Siswa dan 2 Guru di Santa Fe High School Gara-gara Cinta Ditolak

Remaja Tembak Mati 8 Siswa dan 2 Guru di Santa Fe High School Gara-gara Cinta Ditolak
Suasana di Santa Fe High School usai penembakan brutal Jumat lalu. (detik.com)
Rabu, 23 Mei 2018 21:50 WIB
SANTA FE - Penembakan brutal yang dilakukan seorang remaja pria di di Santa Fe High School di Houston, Texas, Amerika Serikat, Jumat (18/5) pagi, menyebabkan 8 siswa dan 2 guru tewas. Penembakan itu diduga dilakukan pelaku gara-gara cintanya ditolak.

Dikutip dari republika.co.id, seorang ibu dari salah satu korban penembakan brutal di Santa Fe High School mengaku bahwa pelaku telah ditolak cintanya oleh anaknya.

Sadie Rodriguez, ibu Shana Fisher (16 tahun) yang tewas dalam serangan itu, mengatakan bahwa putrinya menolaknya, padahal dia telah melakukan pendekatan terhadap putrinya sejak empat bulan lalu.

Kini remaja itu, yang diidentifikasi sebagai Dimitrios Pagourtzis (17 tahun), dipenjara karena dituduh membunuh 10 orang pada hari Jumat (18/5) pagi di sekolah menengah di Santa Fe.

''Shana akhirnya berdiri di hadapannya dan membuatnya malu di kelas. Sepekan kemudian dia menembaki orang-orang yang tidak dia sukai,'' kata Rodriguez kepada surat kabar Los Angeles Times, Senin (21/5). ''Shana adalah yang pertama.''

Rodriguez tidak dapat dihubungi untuk dikonfirmasi. Namun, jika informasi itu benar, itu akan menjadi pemotretan sekolah kedua dalam beberapa bulan terakhir yang didorong oleh penolakan.

Pada bulan Maret, seorang siswa sekolah menengah Maryland berusia 17 tahun menggunakan pistol ayahnya untuk menembak seorang siswa perempuan yang putus hubungan dengannya.

Polisi mengatakan, Pagourtzi mengaku melakukan pembunuhan pada hari Jumat setelah dia ditahan. Namun, pihak berwenang tidak memberitahukan motif apa pun untuk pembantaian itu.

Insiden itu menjadi penembakan massal keempat yang mematikan di sekolah negeri Amerika Serikat (AS) dalam sejarah modern. Sementara itu, Distrik Sekolah Independen Santa Fe (ISD) membantah laporan dari beberapa teman sekelas bahwa Pagourtzis telah diganggu, termasuk oleh pelatih sepak bola.

''Administrasi memeriksa klaim ini dan menegaskan bahwa laporan-laporan ini tidak benar,'' kata yang diungkapkan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (19/5).

Sekolah itu memiliki sekitar 1.460 siswa. Menurut teman-teman sekelas, tersangka dikenal pendiam yang bermain di tim sepak bola. Pada saat kejadian, dia pergi ke sekolah dengan mengenakan jaket antiair berwarna hitam. Lalu, dia mulai melepaskan tembakan dengan pistol dan senapan.***

Editor:sanbas
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww