Wali Kota Risma Mendadak Bersujud di Hadapan Takmir Masjid, Ternyata Ini Penyebabnya

Wali Kota Risma Mendadak Bersujud di Hadapan Takmir Masjid, Ternyata Ini Penyebabnya
Wali Kota Surtabaya Tri Rismaharani. (dream)
Kamis, 17 Mei 2018 10:58 WIB
SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendadak bersujud di hadapan para takmir masjid, di Gedung Wanita Kalibokor, Surabaya, Rabu (16/5/2018) siang.

Dikutip dari tribunnews.com, peristiwa yang mengagetkan para takmir masjid itu terjadi saat Risma mengumpulkan para takmir masjid se-Kota Surabaya, usai tragedi bom di tiga gereja.

Mulanya Risma memberikan sambutan di depan para tamir masjid tersebut. Risma yang tampak lelah dengan suara mulai serak dikagetkan dengan pertanyaan Muhammad Tohir, takmir Masjid Masyitoh Mulyorejo.

''Kenapa undangan ini berbunyi pembinaan takmir. Salah kami sebagai takmir apa?" kata Tohir.

Tohir mengusulkan agar undangan itu lebih baik berbunyi silaturahmi, bukan pembinaan.

Mendengar pernyataan Tohir, Risma yang mengenakan kebaya coklat dan berjilbab senada berjalan menghampiri lokasi Tohir duduk. Dia langsung bersujud di hadapan takmir tersebut.

Suasana menjadi terharu dan semua takmir terdiam. ''Saya mohon maaf. Undangannya mendadak,'' kata Risma.

Mendengar permintaan maaf ini, semua hadirin terdiam.

Risma kembali menyampaikan bahwa pihaknya perlu mengumpulkan para takmir untuk kebaikan bersama, mengingat Surabaya dua hari diteror bom.

Melihat reaksi Risma yang sujud minta maaf di hadapannya, Tohir hanya bisa menatap kaget.

Risma sebenarnya tidak persis di kaki Tohir, Tapi lorong deretan kursi hadirin Takmir.

''Bukan maksud saya menyalahkan. Tapi tadi memang saya mereaksi karena undangan berbunyi pembinaan takmir. Kan berarti ada yang salah sehingga kami perlu dibina,'' ucap Tohir.

Setelah Risma bersujud minta maaf, Tohir merasa menyesal. Dirinya juga tak menyangka direaksi Risma yang wali kota sampai sujud meminta maaf.

Sebelumnya, kejadian teror bom bunuh diri yang dilakukan tersangka teroris di sejumlah tempat di Surabaya membuat Risma tidak bisa tidur.

Risma mendatangi Mapoltabes Surabaya sesaat setelah terjadi ledakan. Risma berusaha menerobos masuk sambil menangis histeris.

Risma juga menunjukkan kepedihan yang mendalam setelah tahu bahwa Dita Supriyanto, pengebom bunuh diri, tinggal di Surabaya.

Saat berada di sekitar lokasi penggrebekan di rumah tersangka, Risma mengatakan pihaknya selama ini berusaha keras menyejahterakan warga Surabaya. Di sela kunjungan itu, mata Risma tampak berkaca-kaca.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunwow.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww