Rusuh di Mako Brimob, 5 Polisi Tewas, 1 Aparat Masih Disandera Para Napi

Rusuh di Mako Brimob, 5 Polisi Tewas, 1 Aparat Masih Disandera Para Napi
Aparat Kepolisian bersiaga di depan Mako Brimob. (merdeka.com)
Rabu, 09 Mei 2018 17:34 WIB
JAKARTA - Kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Selasa (8/5) malam, menyebabkan lima orang anggota polisi dan seorang narapidana teroris tewas. Lima polisi itu tewas setelah terlibat bentrok fisik dengan para napi saat berusaha menenangkan situasi.

''Kami sampaikan bahwa kejadian ini memakan korban. Lima rekan kami gugur saat sudah di RS Kramatjati dan satu dari mereka,'' kata Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen M Iqbal di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Rabu (9/5), seperti dikutip dari merdeka.com.

Lanjut Iqbal, petugas terpaksa mengambil tindakan karena mereka melakukan perlawanan dan berusaha merebut senjata petugas.

Semula, katanya, ada enam orang petugas yang disandera sejak Selasa kemarin. Mereka juga merebut senjata. Perlahan sampai hari ini situasi mulai kondusif.

''Alhamdulillah situasi sejak kemarin hingga hari ini sangat terkendali karena kita mengutamakan upaya persuasif yaitu negosiasi kepada beberapa tahanan yang ingin dan mau diajak nego,'' sambungnya.

''Mohon doanya juga agar insiden ini bisa ditangani dengan baik dan rekan kami yang gugur diterima di sisi Allah SWT,'' tegas Iqbal.

Iqbal menambahkan, seorang aparat polisi masih disandera para napi di Mako Brimob Kelapa Dua. Polisi terus berupaya melakukan negosiasi dengan napi di dalam.

''Satu rekan kami di dalam sedang disandera,'' ujar M Iqbal.

Dia juga memohon doa kepada masyarakat agar polisi yang disandera segera dapat dibebaskan. ''Doakan saja. Kita minta doa teman-teman semua, kepada masyarakat seluruhnya,'' kata Iqbal.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww