Cabut Laporan, Ini Alasan Ibu Bocah Korban Sembako Maut

Cabut Laporan, Ini Alasan Ibu Bocah Korban Sembako Maut
Antre mendapatkan sembako gratis di Monas, Sabtu (28/4) lalu. (tribunnews.com)
Minggu, 06 Mei 2018 15:41 WIB
JAKARTA - Komariah alias Kokom, ibu bocah korban terinjak-injak saat antre mendapatkan sembako gratis di Monas, Sabtu (28/4) lalu, mencabut laporan yang dimasukkannya ke pihal kepolisian beberapa hari lalu.

Dikutip dari republika.co.id, pengacara Komariah, Irfan Iskandar, mengatakan, surat pencabutan laporan diajukan pada Sabtu (6/5) malam. Menurut Irfan, Komariah sudah mengikhlaskan kematian putranya.

''Semalam sudah ajukan surat pencabutan laporannya, manusiawi saja, jadi mereka sudah terima itu sebagai takdir Allah SWT,'' ujar Irfan saat dikonfirmasi wartawan, Ahad (6/5).

Rupanya panitia juga telah mendatangi rumah Komariah untuk lakukan kesepakatan damai. Tetapi Irfan tidak ikut apa yang telah disepakati kedua belah pihak. Ia mengatakan, alasan utama pencabutan laporan adalah karena sudah menerima takdir.

''Karena itu juga (sudah lakukan kesepakatan damai dengan panitia), tapi yang paling prinsip karena mereka sudah merasa itu ketentuan Tuhan bahwa umur manusia Tuhan yang tentukan,'' jelas Irfan.

Irfan juga membantah bahwa Komariah telah menerima sejumlah uang dari pihak panitia acara. Ia juga tidak mengetahui perihal tersebut. Kuasa hukum panitia belum memberikan keterangan apa-apa.

Kemarin, ibu kandung dari korban tewas dalam acara pembagian sembako gratis di Monas, bernama Komariah, mendatangi Polda Metro Jaya Sabtu (5/5). Kedatangan ibu kandung dari korban tewas bernama Muhammad Rizki (10) ke Polda, dikatakan oleh pengacaranya untuk mencabut laporannya.

Dikutip dari merdeka.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono belum memastikan surat permohonan pencabutan sudah masuk ke kepolisian. Namun, pihaknya tidak mempermasalahkan kalau keluarga ingin mencabut laporan.

''Nanti ya (akan dicek terlebih dahulu), kalau mau cabut ya silakan saja, tidak apa-apa,'' ujarnya ketika dikonfirmasi. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id dan merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Beredar Foto PNS DKI Bagikan Kupon Sembako di Monas, Sandiaga: Lagi Dicek
GoSumbar.com Diberi Uang Duka Rp5 Juta, Ibu Bocah Korban Tewas Terinjak di Monas Mengaku Dilarang Wawancara dengan Wartawan
GoSumbar.com Sebelum Pingsan dan Akhirnya Tewas, Bocah Mahesa Terdorong Massa yang Antre Sembako di Monas
GoSumbar.com Ibunda Rizki Akui Anaknya Terinjak Massa, Kombes Pol Argo Malah Sebut Bocah Malang Itu Tak Ikut Antre Sembako di Monas
GoSumbar.com Panitia Bagi-bagi Sembako Gratis di Monas Akui Salahi Izin yang Diberikan Pemprov DKI
GoSumbar.com Kabid Humas Polda Metro Sebut 2 Bocah Tewas Akibat Dehidrasi Bukan karena Antre Sembako di Monas
GoSumbar.com Ibu Bocah yang Diduga Tewas Dehidrasi Akibat Antre Saat Bagi-bagi Sembako Trauma Berat
GoSumbar.com Dua Bocah Tewas Saat Bagi-bagi Sembako, Kadisbudpar DKI: Panitia Tidak Jujur Saat Minta Izin
GoSumbar.com Dua Bocah Tewas Saat Bagi-bagi Sembako, Ratna Sarumpaet: PDIP Harusnya Malu Menari di Atas Kemiskinan Rakyat
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
wwwwww