Berjalan Sendirian di Pantai, Bule Cantik Asal Denmark Diperkosa di Semak-semak di Mentawai

Berjalan Sendirian di Pantai, Bule Cantik Asal Denmark Diperkosa di Semak-semak di Mentawai
Bule Denmark, SL, menunjukkan lokasi pemerkosaannya kepada aparat kepolisian. (harianhaluan.com)
Sabtu, 28 April 2018 09:21 WIB
SIBERUT -Turis wanita asal Denmar berinisial SL (24), menjadi korban pemerkosaaan di Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Selasa (24/4) lalu.

Dikutip dari Tribun Video, pemerkosaan terhadap bule cantik itu bermula ketika dia berjalan sendirian menuju Mentawai Surf Camp di Pulau Nyang-nyang, Desa Pasakiat Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya.

''Menurut keterangan korban, kejadian itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat korban sedang berjalan di pinggir pantai,'' ujar Kasat Reskrim Polres Mentawai, Iptu Herit Syah, kepada wartawan di Padang.

Tersangka yang bernama Parmainan Sababalat (24) menghadang korban dan mengancam dengan sepotong kayu.

''Kemudian, pelaku langsung menarik tangan korban dan memaksanya untuk mengikutinya ke semak-semak,'' lanjutnya.

Korban sempat melakukan perlawanan dengan memukul pelaku menggunakan sandal miliknya kemudian melarikan diri.''Saat korban melarikan diri, dia bersembunyi di sebuah semak-semak yang berjarak cukup jauh dari lokasi tersebut,'' sambungnya.

Namun pelaku mengejar korban dan menemukannya dalam semak tersebut.Saat itulah pelaku langsung melancarkan aksinya. Dalam keadaan tak berdaya, korban tetap berusaha berteriak meminta tolong.

Mendengar teriakan korban, masyarakat langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku. Masyarakat kemudian melaporkan kejadian kepada anggota Polsek Muara Siberut.

Usai Surfing

Sementara Kanit Reskrim, Polsek Muara Siberut Ipda M Choir, pemerkosaan terhadap bule Denmark itu terjadi pada pukul 12.00 WIB, Selasa (24/4/2018), saat korban baru selesai berselancar di laut sekitar lokasi kejadian.

Saat korban dengan papan selancarnya menuju ke pantai tiba-tiba muncul pelaku dan melakukan tindakan tidak senonoh kepada korban.

''Korban pada saat itu melakukan perlawanan terhadap pelaku namun korban tidak kuat, pelaku menyeret korban ke semak-semak dan melakukan perbuatan tidak senonoh,'' katanya, Kamis (26/4/2018).

Mendengar teriakan itu warga langsung datang dan menangkap pelaku yang merupakan warga Desa Pasakiat Taileleu Kecamatan Siberut Barat Daya. ''Pelakunya tunggal,'' katanya.

Pemilik usaha surfing melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Mendapat laporan tersebut polisi langsung turun dan menangkap pelaku tersebut. ''Pelakunya sudah ditangkap saat ini masih dalam tahap pemeriksaan dan hari ini memberikan keterangan lebih lanjut,'' katanya.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Mentawai, Iptu Herit Syah membenarkan kejadian itu. Setelah mendapat laporan itu Kanit Reskrim dan anggotanya langsung turun ke lokasi kejadian menangkap pelaku dan membawa ke Mapolsek Muara Siberut untuk diperiksa.

“Saat ini korban sudah divisum dan diminta keterangan. Pemilik lokasi surfing juga sudah membuat laporan dan memberikan keterangannya, termasuk saksi-saksinya,” katanya.

Polsek Muara Siberut dan Polres Kepulauan Mentawai terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku. Kejadian pemerkosaan terhadap turis asing ini baru kali ini terjadi.

''Kita akan mempercepat pemeriksaan ini, akibat ulah seseorang ini merusak citra wisata kita di Mentawai. Kita tidak mau lagi kejadian ini terulang kembali, apalagi ini urusan dengan Negara lain jadi kita harus cepat menyelesaikannya,'' ujarnya.

Selain itu mengingat turis asing ini juga akan kembali ke negara asalnya maka dipercepat meminta keteranganganya. ''Kita sudah konsultasi dengan kejaksaan khususnya bagian Pidana Umum,'' tambahnya.

Saat ini, kata mantan Kanit Narkoba Polresta Padang ini polisi terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan memanggil para saksi untuk menguatkan bukti kasus ini.***

loading...
Editor:hasan b
Sumber:tribun video, sindonews.com dan harianhaluan.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww