TNI Berhasil Bebaskan 20 Guru yang Disandera Kelompok Bersenjata di Papua, 5 Belum Dievakuasi

TNI Berhasil Bebaskan 20 Guru yang Disandera Kelompok Bersenjata di Papua, 5 Belum Dievakuasi
Aparat TNI mengevakuasi sandera. (merdeka.com)
Jum'at, 20 April 2018 22:10 WIB
JAKARTA - Pasukan TNI AD yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu Penanganan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata berhasil membebaskan 20 guru kontrak sekolah dasar yang disandera kelompok bersenjata di Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua.

Sebanyak 15 orang guru sudah berhasil dievakuasi. Sedangkan 5 lagi belum bisa dievakuasi karena cuaca buruk.

''15 orang guru sudah dievakuasi, dan masih lima orang lagi belum dilakukan upaya evakuasi. Kita masih menunggu cuaca, karena berkabut,'' ujar Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat bekunjung ke Pekanbaru, Jumat (20/4), seperti dikutip dari merdeka.com.

Menurut Hadi, pihaknya menunggu kondisi cuaca hasil pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk melanjutkan proses evakuasi dengan helikopter milik TNI.

Lima guru yang belum dievakuasi akan dievakuasi secepatnya bila cuaca sudah bagus.

''(Karena) hari ini cuaca masih berkabut, sehingga helikopter belum bisa masuk. Tapi data BMKG cuaca mulai bagus, dan evakuasi akan dilakukan,'' ucap Hadi.

Seperti diketahui, prajurit TNI AD berhasil menguasai daerah Aroanop dan Jagamin di Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, dari pelaku kejahatan kelompok bersenjata.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww