Puting Beliung Berpotensi Terjang Seluruh Wilayah Indonesia, Masyarakat Diimbau Bersiaga

Puting Beliung Berpotensi Terjang Seluruh Wilayah Indonesia, Masyarakat Diimbau Bersiaga
Rumah warga rubuh dan pohon-pohon bertumbangan diterjang angin puting beliung di Bondowoso, beberapa waktu lalu. (kkbnews)
Minggu, 15 April 2018 17:05 WIB
JAKARTA - Angin puting beliung berpotensi menerjang hampir seluruh wilayah Indonesia. Karena itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat bersiaga menghadapi bencana.

''Hampir seluruh wilayah Indonesia terancam puting beliung. Jadi (puting beliung) karena perubahan iklim dan sebagainya itu yang menjadi penyebab," kata Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB, Bernardus Wisnu Widjaja, di area Car Free Day Bundaran HI, Jakarta, Minggu (15/4/2018), seperti dikutip dari viva.co.id.

Wisnu mengatakan, puting beliung biasanya dapat terjadi pada musim pancaroba, maka masyarakat diharapkan memiliki kewaspadaan yang tinggi dalam menghadapi bencana tersebut.

''Ya puting beliung itu harus dikenali dulu. Munculnya biasanya cuaca, terjadi pada musim pancaroba. Artinya perubahan dari musim panas musim kering ke musim basah, jadi itu harus dikenali dulu,'' kata Wisnu.

Guna meningkatkan kewaspadaan itu, lanjut Wisnu, masyarakat diharapkan mengenali tanda-tanda yang terjadi sebelum bencana puting beliung. Salah satunya yakni saat perubahan cuaca terjadi secara mendadak.

''Tandanya biasanya panas sekali terus tiba-tiba siang atau sorenya langsung gelap mendung nah itu mulai ada (puting beliung),'' ujarnya menambahkan.

Selain puting beliung, banyak bencana lainnya yang juga dapat terjadi di Indonesia seperti Gempa Bumi, Gunung meletus, banjir dan bencana kebakaran. Maka dari itu, ia berharap seluruh masyarakat di Indonesia dapat siap siaga menghadapi bencana.

''Untuk itu setiap tanggal 26 April kita ingin memeringati sebagai hari kesiapsiagaan. Jadi khusus di hari itu, diharapkan pengelola gedung, sekolah, rumah sakit, dapat melakukan simulasi apa yang harus dilakukan ketika bencana.''***

Editor:hasan b
Sumber:viva.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww