Mesin Pesawat Percikkan Api, Wings Air Mendarat Darurat, 2 Penumpang Terkilir karena Terjun

Mesin Pesawat Percikkan Api, Wings Air Mendarat Darurat, 2 Penumpang Terkilir karena Terjun
Wings Air. (tribunnews.com)
Jum'at, 13 April 2018 07:00 WIB
TANGERANG - Dua penumpang Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1410 mengalami terkilir karena terjun dari pintu saat pesawat tersebut melakukan pendaratan darurat di Bandara Takengon Rembele, Bener Meriah, Aceh, Kamis (12/4/2018).

Dikutip dari tribunnews.com, pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1410 yang lepas landas dari Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara pukul 08.05 menuju Bandara Takengon Rembele, Bener Meriah, Aceh, Kamis, terpaksa mendarat darurat karena terjadi percikan api pada salah satu mesin.

Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengungkapkan penerbangan menggunakan pesawat ATR 72-500 dengan nomor registrasi PK-WFG ini membawa empat kru, 69 penumpang dewasa, satu anak dan tiga bayi.

Kapten Pilot Jorge Armando Pinet beserta Kopilot Rahadian Ali memutuskan untuk mendarat darurat karena ada percikan api di salah satu mesin.

''Pendaratan darurat di Bener Meriah terpaksa dilakukan karena ada indikasi percikan api pada satu mesin ketika persiapan pendaratan (landing approach),'' ujar Danang kepada Warta Kota di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Pesawat mendarat pukul 09.04 WIB.Menurutnya, demi alasan keselamatan dan keamanan seluruh penumpang serta kru, pilot memutuskan untuk memberhentikan pesawat di landas pacu agar dapat segera mematikan kedua mesin (engine shut down).

''Setelah dilakukan pengecekan pada mesin, ternyata tidak ada percikan api, hanya kesalahan informasi pada instrumen kokpit (false warning),'' ucapnya.

Danang menerangkan Wings Air telah melakukan prosedur pendaratan serta evuakuasi sesuai aturan yang sudah ditetapkan.

Penumpang dan kru dalam keadaan selamat.''Seluruhnya sudah dievakuasi menuju gedung terminal kedatangan. Terdapat dua penumpang terkilir ringan dikarenakan melompat dari pesawat ketika pintu pesawat sudah dibuka,'' kata Danang.

Hal ini terjadi setelah kondisi pesawat mendarat dan mesin sudah dimatikan. Awak kabin langsung meminta pertolongan pertama dari ambulance yang berdekatan dengan pesawat untuk penanganan lebih lanjut.

''Saat ini masih dilakukan proses pemeriksaan terhadap pesawat. Safety Director of Wings Air akan melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian ini untuk nanti dapat diberikan rekomendasi sehingga dapat menghindari kejadian tersebut,'' ungkapnya.

''Kami menyatakan permohonan maaf kepada para penumpang beserta seluruh pihak yang terganggu dengan adanya situasi ini,'' kata Danang.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww