Ingin Keluarganya Harmonis, Ibu Rumah Tangga Datangi Dukun dan Diajak Ritual di Hotel, Ini yang Terjadi Selanjutnya

Ingin Keluarganya Harmonis, Ibu Rumah Tangga Datangi Dukun dan Diajak Ritual di Hotel, Ini yang Terjadi Selanjutnya
Ilustrasi air kembang. (int)
Kamis, 12 April 2018 06:57 WIB
PALEMBANG - Peristiwa yang menimpa DIP (35), seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Lubuk Raja, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, perlu menjadi pelajaran bagi para perempuan yang masih percaya kepada dukun.

DIP menjadi korban pencabulan seorang dukun berinisial HR (54) di kamar hotel gara-gara percaya sang dukun bisa membuat keluarganya harmonis.

Dikutip dari merdeka.com, peristiwa itu bermula saat korban datang dari kampungnya di Kecamatan Lubuk Raja, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, menemui pelaku di Jalan OPI, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Selasa (3/4).

Dia ingin berobat secara spiritual untuk keharmonisan rumah tangganya.

Setelah bertemu, pelaku mengajak korban ke sebuah hotel di Jakabaring Palembang. Hotel dipilih karena tempat ritual harus sepi tanpa gangguan orang lain.

Saat melakukan ritual itu, korban harus dimandikan dengan beragam jenis kembang dan meminum air yang sudah dijampi-jampi. Belum sempat melakukannya, korban spontan tertidur.

Setelah bangun, kondisi korban sudah bugil. Korban menduga baru saja ditiduri pelaku dan ditinggalkan begitu saja.

''Saya ditipu, tadinya mau berobat biar rumah tangga saya rukun, harmonis. Tapi saya malah dibegituin (ditiduri), pakaian saya sudah lepas semua waktu tersadar,'' ungkap korban DIP saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Rabu (11/4).

Selain HR, kata dia, saat itu ada pria lain yang masuk ke kamar hotel. Hanya saja, dia tidak begitu mengenali pria itu dan perannya dalam kejadian itu.

''Siapa saja yang terlibat saya minta ditangkap, saya tidak terima,'' harapnya.

Kasatreskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, kasus ini tengah diselidiki dengan memeriksa saksi dan mencari keberadaan terlapor untuk dimintai keterangan.

''Laporan kita terima dan diproses secepatnya, mudah-mudahan terlapor cepat ditangkap,'' ujarnya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww