Ini Dalih Wakapolres Lombok Tengah Tembak Mati Adik Iparnya di Medan

Ini Dalih Wakapolres Lombok Tengah Tembak Mati Adik Iparnya di Medan
Ilustrasi penembakan. (republika.co.id)
Minggu, 08 April 2018 07:16 WIB
MEDAN - Wakapolres Lombok Tengah Kompol Fahrizal (41) menembak adik iparnya, Jumingan (33), hingga tewas, di kediaman orangtuanya di Jalan Tirtosari, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung.Medan, Sumatera Utara, Rabu (4/4) lalu.

Dikutip dari republika.co.id, kepada penyidik Ditreskrimum Polda Sumut yang memeriksanya, Kompol Fahrizal mengaku menembak Jumingan setelah ada bisikan ke telinga sebelah kanannya. Bisikan itu mengatakan, ''Ini Jahat Tembak Saja''.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, Sabtu, mengatakan, untuk mengetahui kondisi kejiwaan tersangka, telah dilakukan pemeriksaan tes kejiwaan.

Tes Kejiwaan MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) terhadap oknum perwira Polri itu, menurut dia, dilakukan oleh dokter ahli jiwa. ''Pemeriksaan tersangka Fah, dilaksanakan di sebuah ruangan Reskrimum Polda Sumatera Utara, Jumat (6/4),'' ujar Kombes Pol Rina.

Ia mengatakan, tes pemeriksaan kejiwaan terhadap Fahrizal dan keluarga akan dilanjutkan oleh Dokter Ahli Jiwa Pusdokkes Mabes Polri.

''Penyidik Polda Sumut juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang saksi, yang terdiri dari 6 orang tetangga, dan 4 orang dari pihak keluarga,'' kata mantan Kapolres Binjai itu.

Sebelumnya, personel Subdit III Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut mengamankan Kompol Fahrizal karena menembak adik iparnya hingga tewas.

Peristiwa penembakan terhadap korban, Jumingan, terjadi Rabu (4/4) sekitar pukul 19.30 WIB.

Setelah kejadian tersebut, pelaku menyerahkan diri beserta senjata apinya ke Wakapolrestabes Medan. Kasus penembakan tersebut sudah ditangani Ditreskrimum Polda Sumut dan telah memeriksa sejumlah saksi-saksi.

Petugas saat ini masih terus menyelidiki motif penembakan yang dilakukan oknum perwira Polri itu.

Polda Sumut juga telah mengamankan barang bukti, berupa satu pucuk senjata revolver, enam butir selongsong amunisi, dua butir proyektil utuh, empat butir pecahan proyektil, dan satu buah kartu senpi.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww