Seorang Wanita Lepaskan Belasan Tembakan di Markas Youtube, 1 Tewas dan 4 Terluka

Seorang Wanita Lepaskan Belasan Tembakan di Markas Youtube, 1 Tewas dan 4 Terluka
(dream)
Rabu, 04 April 2018 17:55 WIB
CALIFORNIA - Aksi penembakan terjadi di depan markas YouTube di California's Bay Area pada Selasa (4/4). Pelakunya diduga seorang wanita. Satu orang tewas dan empat terluka akibat insiden tersebut. Korban tewas adalah pelaku.

Dikutip dari dream, Kepala Kepolisian San Bruno, Ed Barberini, mengatakan, tersangka meninggal akibat luka tembakannya sendiri.

Begitu mendapat laporan, kata Barberini, Kepolisian San Bruno langsung melakukan pengepungan terhadap lokasi kejadian.

Mereka juga memeriksa gedung YouTube secara menyeluruh untuk memastikan semuanya aman.

''Penghuni gedung telah dievakuasi dan tim penyelidik terus bekerja hingga larut malam,'' tambah Barberini.

Dua petugas Kepolisian San Bruno yang tidak menyebutkan namanya mengatakan kepada ABC News bahwa insiden penembakan bukan dilakukan oleh teroris, tapi murni aksi kriminal.

Mereka juga mengatakan bahwa dugaan awal menyebutkan pelaku adalah Nasim Aghdam yang memiliki dua alamat di Riverside dan San Diego.

Menurut Barberini, sedikitnya empat korban telah diangkut ke rumah sakit terdekat.

Tiga korban menderita luka tembak, sementara korban keempat mengalami cedera pergelangan kaki terkilir.

Juru bicara Kepolisian San Bruno, Brett Andrew, menambahkan, tiga korban luka tembak telah dibawa ke Zuckerberg San Francisco General Hospital.

''Seorang pasien pria berusia 36 tahun sedang dalam kondisi kritis. Korban kedua adalah seorang wanita berusia 32 tahun juga dalam kondisi serius,'' kata Andrew.

''Sementara korban luka tembak ketiga adalah seorang wanita dan dalam kondisi baik,'' tambah Andrew.

Sedangkan korban ke empat Andrew mengaku tidak tahu sekarang berada di rumah sakit mana.

Menurut dua petugas Kepolisian San Bruno, korban yang sekarang sedang kritis diduga adalah target utama penembakan.

Situasi Mencekam

Barberini menyebutkan insiden penembakan itu terjadi di area halaman kampus YouTube.

Karyawan YouTube bernama Todd Shermann menulis cuitan bahwa seorang penembak sedang berada di dalam gedung.

Orang-orang kemudian membuat barikade sendiri di dalam ruang mereka. Tak lama setelah itu, mereka dievakuasi ke luar gedung.

Shermann saat itu sedang ada rapat ketika mendengar suara seperti gempa bumi yang ternyata adalah para karyawan yang berlarian ke luar gedung.

''Ketika itu saya sedang ada rapat dan mendengar suara gemuruh. Ternyata itu para karyawan yang dievakuasi dari gedung. Salah satu dari mereka berteriak ada orang pegang pistol berkeliaran,'' tulis Shermann.

Saat menengok ke lantai halaman gedung, Shermann melihat darah sudah menetes di lantai dan tangga.

Warga sekitar Bay Area, Tim McCarthy dan Travis Ganley, sedang istirahat makan siang di restoran Carl's Jr di dekat kampus YouTube ketika mereka mendengar sekitar 15 tembakan.

Ketika melihat keluar jendela, mereka melihat orang-orang berlari menuruni tangga gedung YouTube, kata McCarthy.

Meskipun tidak menyadari apa yang terjadi, mereka membukakan pintu samping restoran. Mereka kemudian memanggil orang-orang yang melarikan diri untuk berlindung di dalam.

''Saat itulah kami menyadari bahwa orang-orang yang kami suruh masuk itu terluka,'' kata McCarthy.

Terdapat sekitar 1.700 orang bekerja di kampus YouTube tersebut, stasiun ABC San Francisco KGO melaporkan.***

Editor:hasan b
Sumber:dream.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mati Mesin, Kapal Pesiar Mengangkut Warga Asing dan WNI Karam di Laut Banda
GoSumbar.com Orangutan dan Bayinya Disiksa Secara Keji di Aceh, 74 Peluru Bersarang di Tubuh dan Matanya
GoSumbar.com Caleg di Pasaman Barat Cabuli Putri Kandung Sejak Umur 9 Hingga 17 Tahun, Begini Terungkapnya
GoSumbar.com 52 Warga Watu Bonang Mengungsi ke Ponpes, Ternyata Ini Identitas Pria yang Sebar Isu Kiamat Sudah Dekat
GoSumbar.com Yakin Kiamat Sudah Dekat, 52 Warga Desa Watubonang Eksodus ke Ponpes di Malang
GoSumbar.com Tolak Menyerah, Istri Terduga Teroris di Sibolga Nekat Ledakkan Diri
GoSumbar.com Warga Sibolga Kembali Dikejutkan 2 Ledakan Bom Rabu Dini Hari
GoSumbar.com 7 Jam Dikepung, Istri Terduga Teroris di Sibolga Tak Juga Menyerah, Bertahan dalam Rumah bersama Anaknya
GoSumbar.com Prabowo Pukul Tangan Pengawalnya karena Dorong Emak-emak dengan Kasar
GoSumbar.com Bantah Klaim Menkumham, Mahathir Sebut Pembebasan Siti Aisyah Bukan Hasil Lobi Pemerintah Indonesia
GoSumbar.com Patuhi Larangan Kemenhub, Garuda Indonesia Stop Operasikan Boeing 737 Max 8
GoSumbar.com Lieus Sebut Polisi Persulit Perizinan Konser Hadapi dengan Senyuman Ahmad Dhani
GoSumbar.com Safari Politik 3 Hari di Sumut, Maruf Amin Klaim Sukses Rebut Suara Prabowo
GoSumbar.com Pasca Jatuhnya Lion Air dan Ethiopian Airlines, China Larang Operasikan Boeing 737 MAX 8
GoSumbar.com Beredar Kabar Pesawat Prabowo Dilarang Mendarat di Banjarmasin, Angkasa Pura I Membantah
GoSumbar.com Hakim Bebaskan Siti Aisyah dari Dakwaan Membunuh Kim Jong Nam
GoSumbar.com WNI yang Jadi Korban Ethiopian Airlines Seorang Wanita yang Bekerja untuk World WFP PBB
GoSumbar.com Jenis Ethiopian Airlines yang Jatuh Sama dengan Lion Air, Kemenhub Diminta Awasi Ketat Boeing 737 Max 8
wwwwww