Berulang Kali Selingkuh dengan Janda Beranak Dua, Penjual Tahu Bulat 'Dimartil' Istri Hingga Tewas

Berulang Kali Selingkuh dengan Janda Beranak Dua, Penjual Tahu Bulat Dimartil Istri Hingga Tewas
Ilustrasi (internet).
Minggu, 01 April 2018 10:25 WIB
SURABAYA - Tak tahan dengan ulah suami yang berulang kali selingkuh dengan janda beranak dua, Desy Ayu Indriani (27) akhirnya kalap dan memukul suaminya dengan martil hingga tewas. Fendik Tri Oktasari, lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai penjual tahu bulat itu awalnya sempat dikira warga dan aparat kepolisian melakukan bunuh diri.

Kronologisnya, Sabtu (24/3/2018), warga Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya, Jawa Timur, mendadak geger setelah mendengar teriakan Desy saat kejadian. Saat itu terkesan kalau Fendik, suami Desy, tewas tergantung di pintu dalam rumahnya. Tapi belakangan, misteri kematiannya terkuak, Fendik tewas dibunuh istrinya sendiri, Desy.

''Terdapat banyak kejanggalan di tempat kejadian perkara, sehingga kami menduga Fendik tak bunuh diri, melainkan dibunuh,'' kata Kanit Reskrim Polsek Karangpilang Ajun Komisaris Mardji Wibowo, Kamis (29/3/2018).

Kejanggalan itu ialah, Fendik tewas tergantung dengan headset masih terpasang di telinganya. Mulut dan tangannya diikat memakai lakban. Sementara lututnya, menempel di lantai. Selain itu, hasil visum juga menyebutkan adanya luka di kepala akibat benda tumpul.

Tata letak perabotan di sekeliling rumah tidak banyak yang berubah. Karenanya, polisi menduga pelaku pembunuhan adalah orang dekat korban.

''Kami sempat terkecoh oleh penemuan surat wasiat di tempat kejadian pekara. Di surat itu ditulis keluhan korban persoalan hutang yang mencapai Rp 15 juta. Tapi, kami menduga, semua itu hanya akal-akalan pelaku untuk mengelabui,'' tuturnya.

Kecurigaan polisi itu ternyata terbukti. Kapolsek Karangpilang Komisaris Noerijanto, Sabtu (31/3/2018), menegaskan telah menangkap Desy karena kuat diduga membunuh suaminya sendiri.

Ia mengatakan, Desy diduga membunuh Fendik karena persoalan asmara. Tersangka telah memergoki suaminya berhubungan dengan perempuan lain.

"Berdasarkan pengakuan tersangka, pembunuhan dipicu karena asmara. Suaminya memiliki WIL. Bahkan, dari pengakuan tersangka, korban memiliki banyak utang gara-gara wanita selingkuhannya," terangnya.

Desy mengakui, suaminya berselingkuh dengan perempuan lain selama setahun terakhir. "Sudah satu tahun punya hubungan dengan WIL yang statusnya janda dua anak," terang Noerijanto.

Sebelum terjadi pembunuhan, tersangka sempat bertengkar setelah memergoki suaminya berkirim SMS mesra denga WIL-nya. Karena tersangka kesal, akhirnya kalap dan memukul suaminya menggunakan martil.

"Korban ini seringkali ketahuan selingkuh oleh istrinya. Bahkan sempat mau bercerai. Korban sempat meminta maaf dan menulis surat perjanjian tidak akan mengulangi. Namun, lagi-lagi korban tetap selingkuh. Akhirnya terjadilah pembunuhan itu," terangnya. ***

loading...
Editor:Hermanto Ansam
Sumber:suara.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww