Polantas Minta Uang dan Berkata Kotor kepada Pengendara, Begini Tanggapan Direktur Lalin Polda Metro Jaya

Polantas Minta Uang dan Berkata Kotor kepada Pengendara, Begini Tanggapan Direktur Lalin Polda Metro Jaya
Potongan video saat Reza merekam ketika si polantas membawa sepeda motornya yang mengangkut kain gulung. (sindonews)
Rabu, 07 Maret 2018 22:13 WIB
JAKARTA - Video tentang aksi memalukan yang dilakukan oknum polisi lalu lintas, yakni meminta uang secara paksa dan melontarkan kata kotor kepada pengendara sepeda motor, beredar di media sosial.

Dikutip dari sindonews.com, video itu ternyata direkam langsung oleh si pemotor dan mengunggahnya di akun Facebook pribadinya bernama Regha Ayahnya Widia.

Saat dikonfirmasi, akun itu mengaku bernama Reza (21), warga Pemalang yang tinggal di Jembatan Tiga, Penjaringan, Jakarta Utara. Dia membenarkan telah memvideokan oknum polisi itu dan mengaku telah dimintai uang dan dihardik dengan kata kasar.

Reza menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Senin 5 Maret kemarin di Jalan Bandengan Utara, Penjaringan, Jakarta Utara, persisnya di dekat Kota Tua. Saat itu dia hendak mengantarkan kain gulung dari kantornya di kawasan Bandengan Utara ke daerah Pademangan.

Saat berada di tikungan Jalan Bandengan Utara, dia tiba-tiba diberhentikan oleh anggota polantas yang tengah melakukan razia. "Razianya itu di tikungan, sangat membahayakan, bikin orang kaget. Apalagi tidak ada plang razia,'' ujar Reza kepada wartawan, Rabu (7/3/2018).

Saat itu, kata Reza, ada sekitar tujuh anggota polisi yang menggunakan sepeda motor melakukan razia. Seorang anggota polantas kemudian menghampirinya dan melakukan penilangan, lantaran menganggap dia membawa barang bawaan yang melebihi kapasitas.

''Saya tunjukin SIM dan STNK, memang saya telat bayar pajak beberapa hari, tapi kok yang ditahan motornya,'' tuturnya. (Baca: Polda Metro Bakal Cek Video Pungli Polantas yang Viral di Medsos)

Polisi itu lalu membawanya ke kantor polisi. Dia dibonceng seorang petugas bernama Sariyanto, sedangkan motornya dikemudikan petugas bernama Jaelani. Di pertengahan jalan, kata dia, mendadak polantas itu meminta uang sebesar Rp300 ribu.

''Saya bilang cuma punya Rp50 ribu, lalu diturunin jadi minta Rp150 ribu. Saya bilang tidak ada, saya cuma ada Rp50 ribu, itu juga buat makan. Polisinya kesal dan keluarkan kata kasar. Saya tanya donk maksudnya apa,'' ucapnya.

Namun, polisi itu tidak mempedulikan dan malah menurunkan dia di tengah jalan dan membatalkan maksud membawanya ke kantor polisi. Adapun motornya tetap dibawa polisi setelah kain gulung barang bawaannya diturunkan di jalanan.

Menanggapi tayangan video itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro (PMJ) Jaya Kombes Pol Halim Pagarra telah berjanji bakal menindak oknum anggotanya itu apabila benar meminta uang sebesar Rp150 ribu kepada pengendara sepeda motor.

Hingga kini pihaknya masih menelusuri asal video tersebut. Dia juga belum bisa memastikan lokasi kejadian dalam video tersebut. ''Kami masih cek lebih lanjut ya,'' tandasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:sindomnews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww